Pendidikan

Perbedaan Atom dan Molekul

Perbedaan Atom dan Molekul

Perbedaan Utama – Atom vs Molekul. Atom adalah bahan penyusun molekul. Segala sesuatu di sekitar kita terdiri dari molekul atau atom. Pada artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara atom dan molekul berkaitan dengan sifat kimianya dan juga sifat fisikanya.

Perbedaan utama antara atom dan molekul adalah ukurannya; atom adalah komponen terkecil dari suatu unsur sedangkan molekul terbuat dari dua atom atau lebih.

Pengertian Atom

Atom didefinisikan sebagai komponen terkecil dari suatu unsur, yang menunjukkan sifat-sifat kimia yang berhubungan dengan unsur tertentu. Atom selanjutnya dapat dipecah menjadi proton, neutron, dan elektron ; Namun, partikel-partikel subatomik ini tidak memperlihatkan karakteristik kimiawi dari elemen tersebut ketika mereka dipisahkan. Atom dari unsur tertentu mengandung elektron dalam jumlah tertentu, proton, dan neutron hampir sepanjang waktu.

Atom karbon mengandung 6 proton, 6 elektron, dan 6 neutron. Kombinasi partikel subatomik ini unik untuk 12C. Namun, beberapa elemen memiliki isotop. Karbon adalah salah satu elemen tersebut. Isotop berbeda dalam jumlah neutronnya. Ini menimbulkan radioaktivitas.

Massa atom terutama ditentukan oleh proton dan neutron karena elektron memiliki massa yang dapat diabaikan dibandingkan dengan mereka. Proton memiliki muatan positif sedangkan elektron dan neutron masing-masing memiliki muatan negatif dan netral. Inti atom terdiri dari proton yang menempel bersama neutron netral untuk mengatasi gaya tolak muatan sejenis. Elektron dapat ditemukan secara acak di jalur yang disebut orbital yang mengelilingi inti.

Atom tidak dapat dipisahkan menjadi partikel subatom oleh reaksi kimia tetapi pemisahan ini dimungkinkan oleh reaksi nuklir.

Pengertian Molekul

Molekul terbuat dari dua atom atau lebih yang bergabung untuk berbagi elektron atau bertukar elektron. Atom-atom dalam molekul ini disatukan oleh berbagai jenis ikatan. Hanya elektron di kulit terluar atom yang terlibat dalam ikatan.

Ikatan Ion

Elektron ditukar antar atom. Atom yang melepaskan elektron memperoleh muatan positif sedangkan atom yang memperoleh elektron, bermuatan negatif. Daya tarik antara ion-ion yang bermuatan berlawanan ini disebut ikatan ion.

Contoh natrium klorida menunjukkan bahwa satu elektron dari Na ditransfer ke Cl, meninggalkan muatan positif pada Na. Cl menjadi bermuatan negatif. Karena tarikan antara dua ion yang bermuatan berlawanan ini, NaCl dianggap sebagai garam ion.

Ikatan kovalen

Ikatan kovalen dibentuk dengan berbagi elektron antara dua atom. Oleh karena itu, pasangan elektron yang dibagi menjadi milik kedua atom yang terlibat. Ikatan kovalen dapat menimbulkan tidak hanya ikatan tunggal tetapi juga ikatan ganda seperti ikatan rangkap dan rangkap tiga.

Perbedaan Antara Atom dan Molekul

Definisi

  • Atom: Atom adalah bahan penyusun molekul. Entitas singular terkecil yang menampilkan sifat kimia dari elemen yang sesuai.
  • Molekul: Molekul terbuat dari dua unsur atau lebih. Mereka tidak menampilkan properti individu dari unsur-unsur penyusunnya.

Komponen

  • Atom: Atom terdiri dari partikel subatom: proton, elektron, neutron.
  • Molekul: Molekul terdiri dari lebih dari dua atom yang dapat berupa unsur yang sama atau unsur yang berbeda.

Stabilitas

  • Atom: Atom tidak stabil sendiri, dan membuat ikatan kimia dengan atom lain menjadi stabil.
  • Molekul: Molekul stabil sendiri.

Pemisahan

  • Atom: Atom tidak dapat dipisahkan menjadi partikel subatom melalui reaksi kimia. Pemisahan hanya mungkin terjadi dengan reaksi nuklir.
  • Molekul: Molekul dapat dipisahkan menjadi atom dengan reaksi kimia.

Kesimpulan

Atom dan molekul adalah entitas pendiri alam semesta. Seperti yang kita bahas sebelumnya, atom membentuk molekul. Namun, sifat kimia dari atom tidak sering dipertahankan ketika mereka membentuk molekul. Sebagai contoh, Na adalah logam yang sangat reaktif sedangkan Cl adalah gas beracun. Namun, garam dapur (NaCl) bukan logam atau beracun. Ini menunjukkan bahwa sifat kimia atom berubah ketika mereka menjadi molekul.

Molekul dapat dipisahkan menjadi atom penyusunnya dengan cara kimia. Ini tidak mungkin dengan atom. Atom dapat dipisahkan menjadi partikel subatom dengan reaksi nuklir.

Molekul dapat hidup sendiri dan seringkali stabil. Namun, ini bukan kasus atom. Hanya atom yang memiliki konfigurasi gas mulia yang dapat stabil dengan sendirinya. Argon, helium, kripton, dll. Adalah beberapa contoh atom tersebut. Alasan stabilitas mereka adalah bahwa mereka telah mencapai jumlah maksimum elektron di kulit terluarnya. Karenanya, mereka tidak menampilkan biaya apa pun. Namun, atom-atom yang tidak memiliki stabilitas semacam ini berkumpul untuk berbagi atau mentransfer elektron untuk membuat molekul dan menjadi stabil.