Pendidikan

Perbedaan Endospora dan Eksospora

Perbedaan Endospora dan Eksospora

Perbedaan Utama – Endospora vs Eksospora. Endospora dan eksospora adalah dua jenis spora yang diproduksi oleh organisme. Baik endospora dan eksospora dapat dianggap sebagai sel reproduksi karena mereka berkecambah untuk menghasilkan organisme baru.

Perbedaan utama antara endospora dan eksospora adalah bahwa endospora diproduksi di dalam dinding sel sel induk dan dilepaskan ke lingkungan oleh pecahnya sel sedangkan eksospora diproduksi oleh pembelahan sel dan dipisahkan dari sel induk dengan pembentukan septum. Endospora terutama diproduksi oleh bakteri sebagai unit yang tahan untuk mengatasi kondisi lingkungan yang keras. Sebaliknya, eksospora dihasilkan oleh jamur dan ganggang selama reproduksi aseksual.

Pengertian Endospora

Endospora adalah struktur tahan yang diproduksi oleh bakteri untuk bertahan hidup di bawah kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Endospora mengandung DNA dan sitoplasma kecil, yang dikelilingi oleh penutup luar pelindung. Endospora berkecambah untuk menghasilkan organisme baru ketika kondisi lingkungan menjadi menguntungkan. Oleh karena itu, endospora dianggap sebagai jenis sel reproduksi. Genera bakteri, Bacillus, Clostridium, dan Paenibacillus menghasilkan endospora. Endospora ini dapat bertahan dalam kondisi yang keras seperti dehidrasi, suhu tinggi dan rendah, bahan kimia, dan radiasi UV.

Dinding sel endospora terdiri dari asam dipicolinic, yang memberikan sifat tahan panas pada endospora. Perlakuan panas lembab pada 121 °C selama 15 menit dapat menghancurkan endospora bakteri.

Pengertian Eksospora

Eksospora adalah bakteri resisten lain yang diproduksi terutama oleh jamur dan ganggang untuk bereproduksi dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Eksospora berkembang dari ujung sel induk melalui pembelahan sel. Pemisahan eksospora terjadi oleh pembentukan septum antara ibu dan sel anak. Eksospora keluar sebagai tunas. Dalam kondisi yang menguntungkan, kuncup dilepaskan dari sel induk untuk perkecambahan. Konidiofor adalah sejenis spora jamur, yang diproduksi sebagai exospora.

Ganggang seperti Chamaesiphon dan Stichosiphon menghasilkan eksosporas. Bakteri seperti Actinomyces, Streptomyces, dan Actinobacteria menghasilkan eksosporas. Cyanobacteria seperti Chamaesiphon juga menghasilkan exospora.

Persamaan Antara Endospora dan Eksospora

  • Endospora dan eksospora adalah dua jenis spora yang diproduksi oleh bakteri, jamur, dan ganggang.
  • Proses memproduksi spora disebut sporulasi.
  • Biasanya, baik endospora maupun eksospora diproduksi dalam kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan.
  • Baik endospora dan eksospora dapat dianggap sebagai sel reproduksi.
  • Baik endospora dan eksospora bersel tunggal.
  • Baik endospora maupun eksospora adalah struktur yang sangat resisten.
  • Baik endospora dan eksospora dapat bertahan tanpa nutrisi karena mengandung laju metabolisme yang sangat rendah.

Perbedaan Antara Endospora dan Eksospora

Definisi

  • Endospora: Endospora adalah struktur yang dibentuk oleh bakteri untuk bertahan hidup di bawah kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan, terdiri dari DNA dan sejumlah kecil sitoplasma.
  • Eksospora: Eksospora adalah spora aseksual yang dipisahkan dari sel induk dengan pembentukan septum.

Diproduksi oleh

  • Endospora: Endospora diproduksi oleh bakteri.
  • Eksospora: Eksospora diproduksi oleh jamur dan ganggang.

Pembentukan

  • Endospora: Endospora diproduksi di dalam sel induk.
  • Eksospora: Eksospora diproduksi di dekat ujung sel induk.

Pembelahan sel

  • Endospora: Pembelahan sel tidak terlibat dalam pembentukan endospora.
  • Eksospora: Eksospora diproduksi oleh pembelahan sel.

Rilis Spora

  • Endospora: Endospora dilepaskan dengan memecah sel induk.
  • Eksospora: Eksospora dilepaskan oleh pemula.

Dari satu Organisme

  • Endospora: Hanya satu endospora yang dapat diproduksi per satu organisme.
  • Eksospora: Beberapa eksospora dapat diproduksi oleh satu organisme.

Contohnya

  • Endospora: Eksospora dihasilkan oleh genera bakteri, Bacillus, Clostridium, dan Paenibacillus.
  • Eksospora: Para konidiospora, Chamaesiphon, Stichosiphon, Actinomyces, Streptomyces, Actinobacteria, Chamaesiphon memproduksi exospora.

Kesimpulan

Endospora dan eksospora adalah dua jenis spora yang diproduksi sebagai unit istirahat. Endospora terutama diproduksi oleh bakteri. Eksospora diproduksi oleh jamur, alga, cyanobacteria, dan bakteri. Endospora diproduksi di dalam sel induk. Tapi, eksospora diproduksi di ujung sel induk dan dilepaskan sebagai tunas. Inilah perbedaan antara endospora dan eksospora.