Pendidikan

Perbedaan Isotop dan Radioisotop

Perbedaan-Isotop-dan-Radioisotop

Perbedaan Utama – Isotop vs Radioisotop. Isotop adalah bentuk berbeda dari atom dari unsur yang sama. Radioisotop juga merupakan jenis isotop. Tetapi isotop ini berbeda karena ini radioaktif. Ini berarti isotop ini dapat mengalami peluruhan radioaktif.

Atom mengalami peluruhan radioaktif ketika atom mereka tidak stabil. Oleh karena itu, isotop yang tidak stabil dari unsur kimia tertentu adalah radioisotop elemen tersebut. Perbedaan utama antara isotop dan radioisotop adalah bahwa isotop mungkin atau mungkin tidak mengalami peluruhan radioaktif sedangkan radioisotop pada dasarnya mengalami peluruhan radioaktif.

Pengertian Isotop

Isotop adalah berbagai bentuk atom dari unsur yang sama. Mereka tersusun dari jumlah proton yang sama dalam nukleusnya dan memiliki nomor atom yang sama. Ini karena atom dari unsur yang sama memiliki nomor atom yang sama. Tetapi jumlah neutron yang ada di inti mereka berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, massa atom isotop berbeda satu sama lain.

Beberapa isotop unsur kimia tertentu stabil di mana isotop lainnya tidak stabil. Isotop stabil dapat terjadi baik sendiri atau dalam kombinasi dengan unsur-unsur lain di alam. Tetapi isotop yang tidak stabil tidak dapat terjadi di alam. Untuk menjadi stabil, isotop yang tidak stabil ini mengalami peluruhan radioaktif.

Namun, perilaku kimia isotop dari unsur kimia tertentu adalah sama karena semua isotop memiliki jumlah elektron yang sama dan struktur atom yang sama sehubungan dengan konfigurasi elektronik. Tetapi mereka memiliki sifat fisik yang berbeda karena perbedaan massa atomnya. Perbedaan-perbedaan ini dapat diamati terutama dalam unsur-unsur kimia yang lebih kecil seperti hidrogen.

Misalnya, ketika isotop hidrogen dipertimbangkan, ada tiga isotop utama dari unsur hidrogen. Mereka adalah protium, deuterium, dan tritium. Semua isotop ini memiliki jumlah proton yang sama dalam nukleusnya, satu proton. Protium tidak memiliki neutron; deuterium memiliki satu neutron dan tritium memiliki dua neutron. Oleh karena itu, dalam isotop hidrogen, massa atom memiliki perbedaan besar di antara keduanya. Namun, semua isotop ini hanya memiliki satu elektron. Oleh karena itu, sifat kimia isotop hidrogen hampir sama.

Pengertian Radioisotop

Radioisotop adalah isotop yang tidak stabil dari unsur kimia yang dapat mengalami peluruhan radioaktif. Karena isotop ini tidak stabil, mereka mengalami peluruhan radioaktif agar menjadi stabil. Isotop paling stabil tidak menunjukkan radioaktivitas.

Istilah ” paruh ” didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh suatu senyawa untuk mendapatkan setengah dari massa awalnya melalui peluruhan radioaktif. Untuk radioisotop yang tidak stabil, waktu paruh sangat pendek. Mereka dengan cepat menjalani radioaktivitas dan menjadi stabil.

Pembusukan radioaktif menyebabkan emisi radiasi. Isotop yang tidak stabil memiliki jumlah neutron atau proton yang tinggi dalam nukleusnya. Isotop yang kaya neutron dapat memancarkan radiasi dengan mengubah neutron menjadi partikel yang berbeda. Dalam isotop proton-kaya, proton diubah menjadi partikel yang berbeda. Partikel-partikel ini dipancarkan sebagai radiasi. Ada tiga jenis radiasi utama yang dapat dipancarkan radioisotop. Mereka adalah radiasi alfa, radiasi beta, dan radiasi gamma. Radiasi ini dapat membahayakan tubuh kita dengan menembus kulit. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati saat menangani elemen-elemen tersebut.

Radioisotop digunakan dalam aplikasi yang berbeda karena kemampuannya untuk memancarkan radiasi. Sebagai contoh, radioisotop dapat digunakan untuk memantau proses seperti replikasi DNA atau transportasi asam amino. Radioisotop berat digunakan dalam pembangkit tenaga nuklir.

Perbedaan Antara Isotop dan Radioisotop

Definisi

  • Isotop: Isotop adalah berbagai bentuk atom dari unsur yang sama.
  • Radioisotop: Radioisotop adalah isotop yang tidak stabil dari unsur kimia yang dapat mengalami peluruhan radioaktif.

Stabilitas

  • Isotop: Isotop dapat stabil atau tidak stabil.
  • Radioisotop: Radioisotop adalah isotop yang tidak stabil.

Radioaktivitas

  • Isotop: Isotop dari beberapa elemen dapat menunjukkan radioaktivitas.
  • Radioisotop: Radioisotop pada dasarnya bersifat radioaktif.

Kehadiran di Alam

  • Isotop: Isotop stabil dapat ditemukan dalam bentuk unsur atau dalam kombinasi dengan unsur-unsur lain di alam.
  • Radioisotop: Radioisotop dapat ditemukan di alam untuk jangka waktu singkat.

Waktu Paruh

  • Isotop: Isotop stabil tidak memiliki kehidupan paruh tetapi isotop tidak stabil memiliki waktu paruh.
  • Radioisotop: Radioisotop selalu memiliki waktu paruh.

Kesimpulan

Radioisotop adalah jenis isotop. Mereka adalah isotop yang tidak stabil dari unsur kimia tertentu. Isotop stabil tidak mengalami peluruhan radioaktif karena mereka dapat eksis di alam sebagai senyawa stabil. Tetapi radioisotop tidak stabil. Karena itu mereka harus menjalani peluruhan radioaktif agar menjadi stabil. Ini adalah perbedaan utama antara isotop dan radioisotop.

Loading...