Pendidikan

Perbedaan Kodon dan Antikodon

Perbedaan Kodon dan Antikodon

Perbedaan Utama – Kodon vs Antikodon. Kodon dan antikodon adalah triplet nukleotida yang menentukan asam amino tertentu dalam polipeptida. Ada aturan khusus yang ditetapkan untuk penyimpanan informasi genetik sebagai urutan nukleotida baik pada molekul DNA atau mRNA untuk mensintesis protein.

Kumpulan aturan spesifik tersebut disebut sebagai kode genetik. Kodon adalah tiga pasang nukleotida, terutama pada mRNA. Antikodon hadir pada molekul tRNA. Perbedaan utama antara kodon dan antikodon adalah bahwa kodon merupakan bahasa yang mewakili asam amino pada molekul mRNA sedangkan antikodon adalah urutan nukleotida komplemen kodon pada molekul tRNA.

Pengertian Kodon

Kodon adalah tiga pasang nukleotida yang menentukan satu asam amino dalam rantai polipeptida. Setiap gen yang mengkode protein tertentu terdiri dari urutan nukleotida, yang mewakili urutan asam amino dari protein tertentu. Gen menggunakan bahasa universal, kode genetik, untuk menyimpan urutan asam amino dari protein. Kode genetik terdiri dari kembar tiga nukleotida yang disebut kodon. Sebagai contoh, kodon TCT mewakili serin asam amino. Enam puluh satu kodon dapat diidentifikasi untuk menentukan dua puluh asam amino esensial yang dibutuhkan oleh translasi.

Kesalahan terjadi dalam proses replikasi yang menyebabkan perubahan pada rantai nukleotida. Perubahan ini disebut mutasi. Mutasi dapat mengubah urutan asam amino dari rantai polipeptida. Dua jenis mutasi titik adalah mutasi missense dan mutasi nonsense. Mutasi missense mengubah sifat rantai polipeptida dengan mengubah residu asam amino dan dapat menyebabkan penyakit seperti anemia sel sabit. Mutasi yang tidak masuk akal mengubah urutan nukleotida dari kodon stop dan dapat menyebabkan thalassemia.

Beberapa variasi dapat ditemukan dengan kode genetik standar ketika mempertimbangkan genom mitokondria manusia. Beberapa spesies Mycolasma juga menentukan kodon UGA sebagai triptofan daripada kodon stop. Beberapa spesies Candida menentukan kodon, UCG sebagai serin.

Pengertian Antikodon

Tiga pasang nukleotida pada tRNA, yang saling melengkapi dengan urutan kodon pada mRNA disebut sebagai antikodon. Selama translasi, antikodon adalah basa pelengkap yang dipasangkan dengan kodon melalui ikatan hidrogen. Oleh karena itu, setiap kodon mengandung antikodon yang cocok pada molekul tRNA yang berbeda.

Enam puluh satu jenis tRNA dapat ditemukan untuk menentukan dua puluh asam amino esensial. Karena pasangan basa goyah, jumlah tRNA yang berbeda berkurang di banyak sel. Jumlah minimum tRNA berbeda yang diperlukan oleh terjemahan adalah tigapuluh satu. Struktur molekul tRNA ditunjukkan pada gambar 5. Antikodon ditampilkan dalam warna abu-abu. Batang akseptor, yang ditampilkan dalam warna kuning mengandung ekor CCA di ujung 3 molec molekul. Asam amino yang ditentukan secara kovalen terikat pada gugus 3 ′ hidroksil ekor CCA. Asam amino yang terikat tRNA disebut aminoasil-tRNA.

Perbedaan Antara Kodon dan Antikodon

Definisi

  • Kodon: Kodon adalah 3 pasangan basa pada rantai mRNA yang menerjemahkan dan menjadi kode 1 jenis asam amino. terdapat 64 macam kodon,,
  • Antikodon: Antikodon adalah 3 pasang basa pada rantai tRNA yang mnjadi “pasangan” dari kodon. tRNA membawa asam amino yang nantinya akan diproses dan disambung pada ribosom.

Lokasi

  • Kodon: Kodon terletak pada molekul mRNA.
  • Antikodon: Antikodon terletak di molekul tRNA.

Sifat Komplementer

  • Kodon: Kodon adalah pelengkap nukleotida triplet dalam DNA.
  • Antikodon: Antikodon adalah pelengkap untuk kodon.

Kontinuitas

  • Kodon: Kodon hadir secara berurutan pada mRNA.
  • Antikodon: Antikodon secara individual hadir pada tRNA.

Fungsi

  • Kodon: Kodon menentukan posisi asam amino.
  • Antikodon: Antikodon membawa asam amino yang ditentukan oleh kodon.

Kesimpulan

Kodon dan antikodon keduanya terlibat dalam penentuan posisi asam amino dalam urutan yang benar untuk mensintesis protein fungsional selama penerjemahan. Keduanya adalah tiga pasang nukleotida. Enam puluh satu kodon berbeda dapat ditemukan menentukan dua puluh asam amino esensial yang diperlukan untuk sintesis rantai polipeptida. Dengan demikian, enam puluh satu tRNA yang berbeda diperlukan untuk melengkapi pasangan basa dengan enam puluh satu kodon. Tetapi, karena adanya pasangan basa, jumlah tRNA yang dibutuhkan berkurang menjadi tigapuluh satu. Pasangan basa pelengkap antikodon dengan kodon dianggap sebagai fitur universal. Oleh karena itu, perbedaan utama antara kodon dan antikodon adalah sifat komplementernya.