Pendidikan

Perbedaan Konjugasi dan Hiperkonjugasi

Perbedaan-Konjugasi-dan-Hiperkonjugasi

Perbedaan Utama – Konjugasi vs Hiperkonjugasi. Istilah konjugasi dan hiperkonjugasi berhubungan dengan senyawa organik tidak jenuh. Istilah konjugasi memiliki arti yang berbeda dalam kimia; konjugasi dapat merujuk pada penggabungan dua senyawa untuk membentuk senyawa tunggal atau dapat berupa tumpang tindih orbital p melintasi ikatan σ (ikatan sigma).

Karena kita membandingkan konjugasi dengan hiperkonjugasi, yaitu interaksi ikatan σ dengan jaringan, dalam artikel ini, kita akan mempertimbangkan definisi konjugasi kedua. Dengan demikian, perbedaan utama antara konjugasi dan hiperkonjugasi adalah bahwa konjugasi adalah tumpang tindih orbital p melintasi ikatan σ sedangkan hiperkonjugasi adalah interaksi ikatan σ dengan jaringan pi.

Pengertian Konjugasi

Konjugasi adalah tumpang tindih orbital p melintasi ikatan σ (ikatan sigma). Ikatan sigma adalah tipe ikatan kovalen. Senyawa tidak jenuh yang memiliki ikatan ganda terdiri dari satu ikatan sigma dan ikatan pi. Atom karbon dari senyawa ini adalah sp2 hibridisasi. Karena hibridisasi adalah sp 2, ada orbital p yang tidak hibridisasi setiap atom karbon. Ketika suatu senyawa memiliki ikatan tunggal yang bergantian (ikatan sigma) dan ikatan ganda (ikatan sigma dan ikatan pi), orbital p yang tidak hibridisasi dapat saling tumpang tindih satu sama lain, membentuk awan elektron. Elektron dalam orbital p kemudian terdelokalisasi di dalam awan elektron ini. Sistem terdelokalisasi semacam ini dikenal sebagai sistem terkonjugasi. Oleh karena itu, tumpang tindih ini orbital p dikenal sebagai konjugasi.

Ikatan sigma adalah ikatan kovalen kuat yang terbentuk karena pencampuran langsung antara dua orbital atom. Ikatan kovalen yang paling sederhana terbentuk antara dua orbital s dua atom. Tetapi pada atom dengan struktur atom yang kompleks, orbital atom mengalami hibridisasi (pencampuran orbital atom untuk membentuk orbital hibrida yang memiliki bentuk baru). Hibridisasi Sp 2 adalah hibridisasi antara orbital satu dan dua orbital p. Karena atom memiliki tiga orbital p, maka orbital p yang tidak hibridisasi tetap ada setelah hibridisasi sp 2. Jika semua atom karbon yang berdekatan dari suatu senyawa memiliki orbital p yang tidak hibridisasi, orbital-orbital ini dapat saling tumpang tindih satu sama lain. Ini menciptakan sistem terkonjugasi.

Konjugasi dapat diamati dalam senyawa aromatik, yang juga senyawa siklik. Benzena adalah senyawa aromatik yang memiliki sistem elektron pi terkonjugasi. Cincin benzena terbuat dari enam atom karbon yang sp 2 hibridisasi. Oleh karena itu, semua enam atom karbon memiliki orbital p yang tidak hibridisasi. Orbital ini saling tumpang tindih satu sama lain, membentuk sistem konjugasi.

Pengertian Hiperkonjugasi

Hiperkonjugasi adalah interaksi ikatan σ dengan jaringan pi. Di sini, elektron dalam ikatan sigma berinteraksi dengan orbital p parsial yang berdekatan (atau sepenuhnya), atau dengan orbital pi. Hiperkonjugasi terjadi untuk meningkatkan stabilitas suatu molekul.

Hiperkonjugasi disebabkan oleh tumpang tindih elektron ikatan dalam ikatan CH sigma dengan orbital ap atau orbital pi dari atom karbon yang berdekatan. Atom hidrogen berada dalam jarak dekat sebagai proton. Muatan negatif yang berkembang pada atom karbon terdelokalisasi karena tumpang tindih orbital p atau orbital pi.

Ada beberapa efek hiperkonjugasi pada sifat-sifat kimia dari senyawa. Sebagai contoh, dalam karbokasi, hiperkonjugasi menyebabkan muatan positif pada atom karbon.

Perbedaan Antara Konjugasi dan Hiperkonjugasi

Definisi

  • Konjugasi: Konjugasi adalah tumpang tindih orbital p melintasi ikatan σ (ikatan sigma).
  • Hiperkonjugasi: Hiperkonjugasi adalah interaksi σ-bond dengan jaringan pi.

Komponen Terlibat

  • Konjugasi: Konjugasi terjadi antara orbital p.
  • Hiperkonjugasi: Hiperkonjugasi terjadi antara ikatan sigma dan orbital p atau orbital pi.

Kejadian

  • Konjugasi: konjugasi terjadi pada senyawa yang memiliki ikatan tunggal dan ganda bergantian.
  • Hiperkonjugasi: Hiperkonjugasi terjadi di karbokation atau senyawa lain yang memiliki orbital p atau orbital pi yang berdekatan dengan ikatan CH.

Hasil

  • Konjugasi: Konjugasi menghasilkan awan elektron pi yang terdelokalisasi.
  • Hiperkonjugasi: Hiperkonjugasi menghasilkan proton dan molekul stabil.

Kesimpulan

Konjugasi dua istilah dan hiperkonjugasi menggambarkan unsaturated organic compounds. Perbedaan utama antara konjugasi dan hiperkonjugasi adalah bahwa konjugasi adalah tumpang tindih orbital p melintasi ikatan σ sedangkan hiperkonjugasi adalah interaksi ikatan σ dengan jaringan pi.