Pendidikan

Perbedaan Mikroskop Cahaya dan Mikroskop Elektron

Perbedaan-Mikroskop-Cahaya-dan-Mikroskop-Elektron

 Perbedaan Utama – Mikroskop Cahaya vs Mikroskop Elektron. Mikroskop cahaya (mikroskop optik) dan mikroskop elektron keduanya digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil.

Perbedaan utama antara mikroskop cahaya dan mikroskop elektron adalah bahwa mikroskop cahaya menggunakan berkas cahaya untuk menerangi objek yang sedang diperiksa sementara mikroskop elektron menggunakan berkas elektron untuk menerangi objek.

Pengertian Mikroskop Cahaya

Mikroskop cahaya menerangi spesimen mereka menggunakan cahaya tampak dan memanfaatkan lensa untuk menghasilkan gambar yang diperbesar. Mikroskop cahaya memiliki dua jenis: lensa tunggal dan senyawa.

Pada mikroskop lensa tunggal, lensa tunggal digunakan untuk memperbesar objek sedangkan lensa majemuk menggunakan dua lensa. Dengan menggunakan lensa objektif, gambar yang nyata, terbalik dan diperbesar dari spesimen dihasilkan di dalam mikroskop dan kemudian menggunakan lensa kedua yang disebut lensa mata, gambar yang dibentuk oleh lensa objektif diperbesar lebih jauh.

Pengertian Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron menerangi spesimen mereka menggunakan berkas elektron. Medan magnet digunakan untuk membelokkan balok-balok elektron, sama seperti lensa optik digunakan untuk membelokkan berkas cahaya ke mikroskop cahaya. Dua jenis mikroskop elektron banyak digunakan: mikroskop elektron transmisi (TEM) dan scanning electron microscope (SEM). Dalam mikroskop elektron transmisi, berkas elektron melewati spesimen.

Sebuah “lensa” obyektif (yang benar-benar magnet) digunakan untuk pertama-tama menghasilkan gambar dan menggunakan “lensa” proyeksi, gambar yang diperbesar dapat dihasilkan pada layar fluoresensi. Dalam pemindaian mikroskop elektron, seberkas elektron ditembakkan pada spesimen, yang menyebabkan elektron sekunder dilepaskan dari permukaan spesimen. Dengan menggunakan anoda, elektron permukaan ini dapat dikumpulkan dan permukaannya dapat “dipetakan”.

Biasanya, resolusi gambar SEM tidak setinggi yang dari TEM. Namun, karena elektron tidak diperlukan untuk melewati sampel dalam SEM, elektron dapat digunakan untuk menyelidiki spesimen yang lebih tebal. Selanjutnya, gambar yang dihasilkan oleh SEM mengungkapkan detail lebih mendalam dari permukaan.

Resolusi

Resolusi suatu gambar menggambarkan kemampuan untuk membedakan antara dua titik berbeda dalam suatu gambar. Gambar dengan resolusi yang lebih tinggi lebih tajam dan lebih detail. Karena gelombang cahaya mengalami difraksi, kemampuan untuk membedakan antara dua titik pada suatu objek terkait erat dengan panjang gelombang cahaya yang digunakan untuk melihat objek. Ini dijelaskan dalam kriteria Rayleigh. Gelombang juga tidak dapat mengungkapkan detail dengan pemisahan spasial yang lebih kecil dari panjang gelombangnya. Ini berarti semakin kecil panjang gelombang yang digunakan untuk melihat objek, semakin tajam gambarnya.

Mikroskop elektron memanfaatkan sifat gelombang elektron. Panjang gelombang deBroglie (yaitu panjang gelombang yang terkait dengan elektron) untuk elektron dipercepat ke tegangan khas yang digunakan dalam TEMs sekitar 0,01 nm sedangkan cahaya tampak memiliki panjang gelombang antara 400-700 nm. Jelas, kemudian, berkas elektron mampu mengungkapkan lebih banyak detail daripada balok cahaya tampak. Kenyataannya, resolusi TEMs cenderung pada urutan 0,1 nm daripada 0,01 nm karena efek medan magnet, tetapi resolusinya masih sekitar 100 kali lebih baik daripada resolusi mikroskop cahaya. Resolusi SEM sedikit lebih rendah, dari urutan 10 nm.

Perbedaan Antara Mikroskop Cahaya dan Mikroskop Elektron

Sumber Iluminasi

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya menggunakan berkas cahaya tampak (panjang gelombang 400-700 nm) untuk menerangi spesimen.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron menggunakan berkas elektron (panjang gelombang ~ 0,01 nm) untuk menerangi spesimen.

Teknik Pembesar

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya menggunakan lensa optik untuk membelokkan sinar cahaya dan memperbesar gambar.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron menggunakan magnet untuk membelokkan sinar elektron dan memperbesar gambar.

Resolusi

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya memiliki resolusi yang lebih rendah dibandingkan dengan mikroskop elektron, sekitar 200 nm.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron dapat memiliki resolusi dari urutan 0,1 nm.

Pembesaran

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya bisa memiliki perbesaran sekitar ~ × 1000.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron dapat memiliki perbesaran hingga ~ × 500000 (SEM).

Operasi

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya tidak perlu sumber listrik untuk beroperasi.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron membutuhkan listrik untuk mempercepat elektron. Ini juga membutuhkan sampel untuk ditempatkan di Vacuum (jika tidak, elektron dapat menyebar dari molekul udara), tidak seperti mikroskop cahaya.

Harga

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya jauh lebih murah dibandingkan dengan mikroskop elektron.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron relatif lebih mahal.

Ukuran

  • Mikroskop Cahaya: Mikroskop cahaya kecil dan dapat digunakan pada desktop.
  • Mikroskop Elektron: Mikroskop elektron cukup besar, dan bisa setinggi seseorang.