Pendidikan

Perbedaan Mutagen dan Karsinogen

Perbedaan-Mutagen-dan-Karsinogen

Perbedaan Utama – Mutagen vs Karsinogen. Mutagen dan karsinogen adalah dua faktor fisik, kimia atau biologis yang dapat menyebabkan perubahan dalam pembelahan sel normal pada organisme. Sekitar, 90% dari karsinogen adalah mutagen. Mutasi sel somatik dapat menyebabkan kanker.

Perbedaan utama antara mutagen dan karsinogen adalah bahwa mutagen menyebabkan perubahan yang dapat diwariskan pada informasi genetik dari suatu organisme sedangkan karsinogen menyebabkan atau meningkatkan kanker pada hewan dan manusia. Mutagenesis adalah mekanisme di mana perubahan dalam materi genetik terjadi sedangkan karsinogenesis adalah mekanisme dimana pembentukan tumor terjadi karena peristiwa mutagenik.

Pengertian Mutagen

Mutagen adalah agen, baik zat kimia atau radiasi, yang dapat menyebabkan mutasi. Itu berarti mutasi menyebabkan perubahan dalam informasi genetik suatu organisme. Mutasi juga dapat timbul oleh kesalahan dalam replikasi DNA. Mutasi jenis ini disebut mutasi spontan. Banyak mutasi merusak sel, menyebabkan penyakit dan kanker. Karena mutagen memodifikasi urutan DNA, mereka dapat menyebabkan substitusi nukleotida, insersi, penghapusan serta ketidakstabilan kromosom seperti translokasi dan inversi. Mutagen yang menyebabkan ketidakstabilan kromosom disebut clastogen. Beberapa mutagen dapat mengubah jumlah kromosom dalam sel.

Zat fisik seperti unsur radioaktif, sinar-X, dan radiasi ultraviolet dapat menyebabkan mutasi. Bahan kimia yang berinteraksi dengan DNA seperti spesies oksigen reaktif, agen deaminasi, natrium azida, dan benzena juga menyebabkan mutasi. Agen interkalasi seperti etidium bromida dan logam seperti nikel, arsenik, kadmium, dan kromium juga bersifat mutagenik. Agen biologis seperti transposon, virus, dan bakteri juga menyebabkan mutasi.

Pengertian Karsinogen

Zat fisik, kimia atau biologis apa pun, yang dapat menyebabkan atau mempromosikan kanker disebut sebagai karsinogen. Lima kategori agen pembentuk kanker dapat diidentifikasi. Mereka adalah asap tembakau, patogen, radiasi, bahaya lingkungan, dan diet. Perokok dan korban perokok pasif dapat dengan mudah terkena kanker. Merokok menyebabkan kanker di paru-paru, saluran pernapasan, dan kerongkongan. Merokok secara tidak langsung menyebabkan kanker di perut, ginjal, dan hati. Polusi udara, air, dan tanah juga menyebabkan kanker di kandung kemih dan paru-paru.

Persamaan Antara Mutagen dan Karsinogen

  • Mutagen dan karsinogen menyebabkan perubahan dalam pembelahan sel dan fungsi sel secara teratur.
  • Baik mutagen dan karsinogen dapat menjadi faktor fisik, kimia atau biologis.

Perbedaan Antara Mutagen dan Karsinogen

Definisi

  • Mutagen: Agen biologi, fisik atau kimia yang menyebabkan perubahan permanen dalam materi genetik suatu organisme disebut sebagai mutagen.
  • Karsinogen: Suatu zat yang dapat menyebabkan kanker disebut sebagai karsinogen.

Efek

  • Mutagen: Mutagen menyebabkan perubahan dalam informasi genetik suatu organisme.
  • Karsinogen: Karsinogen menyebabkan atau memicu kanker.

Korelasi

  • Mutagen: Sebagian besar mutagen adalah karsinogen.
  • Karsinogen: Tidak semua karsinogen adalah mutagen.

Sebab

  • Mutagen: Unsur-unsur radioaktif, sinar-X, radiasi ultraviolet, bahan kimia, zat interkalasi, logam, transposon, virus, dan bakteri dapat menyebabkan mutasi.
  • Karsinogen: Merokok, patogen, radiasi, bahaya lingkungan, dan diet dapat menyebabkan kanker.

Hasil

  • Mutagen: Mutagen menghasilkan perubahan fungsi sel dan kanker secara teratur.
  • Karsinogen: Karsinogen menghasilkan pembentukan tumor atau kanker.

Kesimpulan

Mutagen dan karsinogen adalah dua agen yang menyebabkan perubahan fungsi sel dan pembelahan sel secara teratur. Mutagen menyebabkan perubahan dalam informasi genetik suatu organisme. Perubahan ini terkadang menyebabkan kanker. Karsinogen menyebabkan kanker melalui pembentukan tumor. Baik mutagen dan karsinogen dapat berupa faktor fisik, kimia, atau biologis. Perbedaan utama antara mutagen dan karsinogen adalah efek dari masing-masing agen pada organisme.