Pendidikan

Perbedaan Pemuliaan Selektif dan Rekayasa Genetika

Perbedaan Pemuliaan Selektif dan Rekayasa Genetika

Perbedaan Utama – Pemuliaan Selektif vs Rekayasa Genetika. Pemuliaan selektif dan rekayasa genetika adalah dua metode yang digunakan untuk menghasilkan organisme dengan karakter yang diinginkan.

Perbedaan utama antara pemuliaan selektif dan rekayasa genetika adalah bahwa pemuliaan selektif tidak menyebabkan perubahan apa pun pada materi genetik organisme, sedangkan rekayasa genetika membawa perubahan pada materi genetik organisme. Lebih jauh lagi, pembiakan selektif terlibat dalam persilangan dua organisme dari spesies yang sama dengan karakteristik yang diinginkan sementara gen asing dengan karakter yang diinginkan dimasukkan ke dalam organisme selama rekayasa genetika.

Pengertian Pemuliaan Selektif

Pemuliaan selektif adalah perkawinan dua organisme dengan karakteristik genetik tertentu. Di sini, seleksi ini dilakukan oleh manusia. Karena itu, ini adalah jenis seleksi buatan. Langkah-langkah proses pemuliaan selektif adalah sebagai berikut.

  1. Seleksi karakteristik penting
  2. Memilih orang tua yang menunjukkan karakteristik yang dipilih dari populasi campuran
  3. Membiakkan orang tua yang dipilih bersama
  4. Memilih keturunan terbaik dengan karakteristik yang diinginkan
  5. Mengulangi proses pemuliaan selama beberapa generasi untuk mendapatkan keturunan, semuanya menunjukkan karakteristik yang diinginkan.

Selain itu, resistensi penyakit dan hasil tinggi adalah dua karakteristik utama yang digunakan dalam pemilihan organisme induk untuk pemuliaan selektif.

Salah satu kelompok tanaman yang secara signifikan mempertahankan proses pembiakan selektif selama beberapa generasi adalah turunan modifikasi dari tanaman mustard liar (Brassica oleracea). Strain yang dimodifikasi ini adalah kembang kol (kuncup bunga), kubis (kuncup daun terminal), kubis Brussel (kuncup daun lateral), brokoli (kuncup dan batang bunga), kale (daun), dan kohlrabi (batang).

Pengertian Rekayasa Genetika

Rekayasa genetika atau modifikasi genetika (GM) adalah perubahan genom organisme tertentu dengan memperkenalkan sepotong DNA asing yang dikodekan untuk karakter yang diinginkan. Di sini, berdasarkan asal dari potongan DNA asing, dua jenis organisme terbentuk. Di sini, ketika potongan DNA asing milik spesies yang sama, organisme yang memproduksi dikenal sebagai cisgenik. Di sisi lain, ketika potongan DNA asing milik spesies yang berbeda, organisme yang memproduksi dikenal sebagai transgenik.

Selain itu, potongan DNA asing dimasukkan ke dalam vektor plasmid untuk menghasilkan DNA rekombinan. Kemudian, vektor rekombinan ini ditransformasikan menjadi inang. Sekarang, organisme inang dikenal sebagai organisme hasil rekayasa genetika (GMO). Rekayasa genetika digunakan dalam produksi GMO untuk tujuan akademik, pertanian, medis, dan industri.

Persamaan Antara Pemuliaan Selektif dan Rekayasa Genetika

  • Pemuliaan selektif dan rekayasa genetika adalah dua metode yang digunakan untuk menghasilkan organisme baru dengan karakter yang diinginkan.
  • Keduanya adalah metode buatan yang terjadi di bawah pengaruh manusia.

Perbedaan Antara Pemuliaan Selektif dan Rekayasa Genetika

Definisi

  • Pemuliaan Selektif: Pemuliaan selektif mengacu pada proses memodifikasi karakteristik makhluk hidup untuk meningkatkan satu atau lebih sifat yang diinginkan oleh seleksi dalam pemuliaan, yang dikendalikan oleh manusia.
  • Rekayasa Genetika: Rekayasa genetika mengacu pada modifikasi yang disengaja dari karakteristik suatu organisme dengan memanipulasi bahan genetiknya.

Pengantar Materi Genetik Asing

  • Pemuliaan Selektif: Pemuliaan selektif tidak memasukkan DNA asing ke dalam genom.
  • Rekayasa Genetika: Rekayasa genetika memasukkan DNA asing ke dalam genom.

Proses

  • Pemuliaan Selektif: Pemuliaan selektif dilakukan melalui pemilihan pasangan kawin secara artifisial.
  • Rekayasa Genetika: Rekayasa genetika dilakukan melalui pengenalan plasmid rekombinan pada organisme inang.

Keuntungan

  • Pemuliaan Selektif: Pengembangbiakan selektif tidak memerlukan peralatan khusus dan orang-orang yang terlatih.
  • Rekayasa Genetika: Rekayasa genetika adalah cara yang efisien untuk menghasilkan organisme dengan sifat yang diinginkan.

Kekurangan

  • Pemuliaan Selektif: Pembiakan selektif membutuhkan waktu dan sifat terbatas dapat diubah.
  • Rekayasa Genetika: Rekayasa genetika adalah metode yang mahal dan membutuhkan peralatan khusus.

Kesimpulan

Pemuliaan selektif adalah proses perkawinan dua organisme dari organisme yang sama dengan karakter yang diinginkan. Karenanya, metode ini tidak memerlukan peralatan khusus dan manusia. Di sisi lain, rekayasa genetika adalah perubahan materi genetik suatu organisme dengan memasukkan DNA asing ke dalam genom. Karena itu, diperlukan teknik dan kondisi khusus. Namun, perbedaan utama antara pemuliaan selektif dan rekayasa genetika adalah jenis perubahan yang dibawa ke genom oleh masing-masing metode.