Pengetahuan

Perbedaan Pewarna dan Pigmen

Perbedaan Pewarna dan Pigmen

Perbedaan Utama – Pewarna vs Pigmen. Pewarna dan pigmen adalah dua jenis senyawa yang dapat memberi warna pada suatu bahan. Selain itu, pewarna memiliki afinitas langsung terhadap tekstil sedangkan pigmen tidak memiliki afinitas langsung terhadap tekstil. Oleh karena itu, pewarna berdifusi dalam kain sementara pigmen berdifusi pada kain.

Perbedaan utama antara pewarna dan pigmen adalah bahwa molekul pewarna sangat kecil sedangkan pigmen jauh lebih besar. Karena itu, pewarna mudah larut dalam air dan banyak pelarut sedangkan pigmen tidak larut dalam air.

Pengertian Pewarna

Pewarna adalah jenis pewarna kecil yang larut. Di sini, kelarutan berarti bahwa pewarna larut dengan baik dalam pengikat atau cairan aplikasi, yang bisa berupa air. Selain itu, pewarna lebih transparan, memungkinkannya untuk mengkilap pada bahan. Secara umum, molekul pewarna memiliki unsur-unsur yang membantu mengikat ke permukaan. Unsur-unsur ini membentuk gaya van der Waal, ikatan hidrogen, atau bahkan ikatan ionik berdasarkan karakteristik substrat.

Lebih lanjut, bagian dari molekul pewarna yang bertanggung jawab untuk produksi warna dikenal sebagai kromofor. Kebanyakan pewarna mengandung auksokrom, yang merupakan gugus basa atau asam lemah, meningkatkan warna pewarna. Beberapa pewarna yang digunakan dalam industri tekstil adalah pewarna asam, pewarna dasar, pewarna langsung, pewarna azoik, pewarna belerang, dll.

Pengertian Pigmen

Pigmen adalah bahan yang tidak larut ditumbuk menjadi bubuk halus yang digunakan sebagai pewarna. Di sini, karena tidak dapat larut, pigmen ditangguhkan dalam binder. Oleh karena itu, pengikat bertanggung jawab untuk menahan pigmen pada bahan. Dua ciri khas lain dari pigmen adalah opacity dan kekuatan pewarnaan yang rendah. Karena mereka buram, pigmen benar-benar dapat menutupi warna pada material. Di sini, kekuatan pewarnaan mengacu pada seberapa baik dua warna bercampur satu sama lain, memudar warna mereka satu sama lain.

Selain itu, sebagian besar pigmen adalah logam anorganik seperti titanium, kadmium, timbal, dll. Biasanya, pigmen terutama digunakan untuk menghasilkan tinta, cat, plastik, dan bahan polimer lainnya. Secara signifikan, lightfastness tinggi dalam pigmen, yang mengacu pada ketahanan pewarna untuk memudar itu ketika terkena cahaya.

Kesamaan Antara Pewarna dan Pigmen

  • Pewarna dan pigmen adalah dua jenis senyawa yang dapat memberi warna pada suatu bahan.
  • Karena itu, mereka dikenal sebagai pewarna.
  • Juga, keduanya bisa alami atau sintetis.
  • Mereka memiliki berbagai aplikasi di industri tekstil, percetakan, lukisan, pembuatan lilin, dll.

Perbedaan Antara Pewarna dan Pigmen

Definisi

  • Pewarna: Zat warna mengacu pada zat organik yang sangat berwarna atau berpendar, yang memberikan warna pada substrat dengan penyerapan cahaya secara selektif
  • Pigmen: Pigmen mengacu pada padatan organik atau padatan partikulat berwarna, hitam, putih atau fluoresen, biasanya tidak larut dalam, dan pada dasarnya secara fisik dan secara kimiawi tidak terpengaruh oleh media tempat mereka bergabung.

Ukuran

  • Pewarna: Partikel pewarna sangat kecil.
  • Pigmen: Partikel pigmen relatif besar.

Transparansi

  • Pewarna: Pewarna lebih transparan.
  • Pigmen: Pigmen relatif kurang transparan.

Kelarutan

  • Pewarna: Pewarna larut dalam air.
  • Pigmen: Pigmen tidak larut dalam air dan banyak pelarut.

Jenis Senyawa

  • Pewarna: Kebanyakan pewarna bersifat organik.
  • Pigmen: Pigmen bisa organik atau anorganik.

Grup Auksokrom

  • Pewarna: Kelompok auksokrom dapat hadir dalam pewarna.
  • Pigmen: Tidak ada kelompok auksokrom dalam pigmen.

Ketersediaan

  • Pewarna: Pewarna tersedia dalam jumlah besar.
  • Pigmen: Pigmen kurang tersedia.

Afinitas

  • Pewarna: Pewarna memiliki afinitas langsung dengan bahan.
  • Pigmen: Pigmen tidak memiliki afinitas langsung dengan bahan.

Agen Pengikat

  • Pewarna: Pewarna tidak membutuhkan zat pengikat.
  • Pigmen: Pigmen membutuhkan zat pengikat.

Perubahan dalam Struktur selama Proses Aplikasi

  • Pewarna: Struktur pewarna berubah sementara selama proses aplikasi.
  • Pigmen: Struktur pigmen tidak berubah selama proses aplikasi.

Difusi

  • Pewarna: Pewarna berdifusi dalam kain.
  • Pigmen: Pigmen berdifusi pada kain.

Metode Memberikan Warna

  • Pewarna: Pewarna memberi warna dengan penyerapan selektif.
  • Pigmen: Pigmen memberikan warna dengan hamburan cahaya atau dengan penyerapan selektif.

Cahaya

  • Pewarna: Pewarna memiliki kecepatan cahaya yang rendah.
  • Pigmen: Pigmen memiliki kecepatan cahaya yang tinggi.

Resistensi produk

  • Pewarna: Resistansi produk terhadap pewarna lebih rendah.
  • Pigmen: Resistansi produk terhadap pigmen lebih tinggi.

Properti Pembakaran untuk Pembuatan Lilin

  • Pewarna: Pewarna kompatibel dengan pembakaran.
  • Pigmen: Pigmen cenderung menyumbat sumbu saat terbakar.

Ketahanan

  • Pewarna: Pewarna tidak tahan lama.
  • Pigmen: Pigmen lebih tahan lama.

Jenis Bahan

  • Pewarna: Pewarna kompatibel dengan berbagai bahan.
  • Pigmen: Bahan yang cocok untuk pigmen terbatas.

Kesimpulan

Pewarna adalah jenis molekul pewarna yang digunakan untuk memberi warna pada suatu bahan. Umumnya, pewarna adalah partikel halus yang sebagian besar larut. Mereka tersedia dalam jumlah besar. Di sisi lain, pigmen adalah senyawa yang relatif besar, yang tidak larut. Namun, pigmen bertahan lebih lama dari pewarna. Oleh karena itu, perbedaan utama antara pewarna dan pigmen adalah ukuran dan daya tahannya.