Pendidikan

Perbedaan Polimerisasi Adisi dan Polimerisasi Kondensasi

Perbedaan-Polimerisasi-Adisi-dan-Polimerisasi-Kondensasi

Perbedaan Utama – Polimerisasi Adisi vs Polimerisasi Kondensasi. Polimerisasi adalah proses bergabung dengan sejumlah besar molekul kecil untuk membuat molekul yang sangat besar. Monomer adalah bahan penyusun polimer.

Berdasarkan sifat dari reaksi kimia yang terlibat dalam pembentukan polimer, ada dua jenis reaksi polimerisasi, yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Polimerisasi adisi menghasilkan polimer adisi melalui adisi monomer olefinik tanpa pembentukan produk sampingan.

Sebaliknya, polimerisasi kondensasi menghasilkan polimer kondensasi melalui kondensasi intermolekular dari dua monomer yang berbeda dengan pembentukan molekul kecil seperti HCl, air, amonia, dll, sebagai produk sampingan. Ini adalah perbedaan utama antara polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. Selain perbedaan utama ini, ada banyak lagi perbedaan antara dua reaksi polimerisasi ini.

Pengertian Polimerisasi Adisi

Polimerisasi Adisi adalah penambahan satu monomer ke monomer lain untuk membentuk polimer rantai panjang. Proses ini tidak menghasilkan produk sampingan. Oleh karena itu, berat molekul polimer akan menjadi perpaduan integral dari berat molekul monomer. Monomer yang terlibat dalam reaksi ini harus tidak jenuh (ikatan ganda atau rangkap tiga harus ada). Selama reaksi, ikatan tak jenuh terbuka dan membentuk ikatan kovalen dengan molekul monomer yang berdekatan untuk membentuk polimer rantai panjang.

Ada tiga jenis mekanisme polimerisasi adisi, yaitu; mekanisme radikal bebas, mekanisme ionik, mekanisme koordinasi. Polimer yang dihasilkan oleh proses polimerisasi adisi disebut polimer adisi. Contoh-contoh polimer adisi termasuk polivinil klorida atau PVC, poli(propilena) , poli(tetrafluoroetena) atau TEFLON, dll.

Pengertian Polimerisasi Kondensasi

Polimerisasi kondensasi adalah proses kondensasi intermolekular dari dua monomer yang berbeda untuk membentuk rantai besar molekul polimer. Dalam proses ini, menghubungkan setiap dua molekul monomer akan menghasilkan molekul sederhana seperti HCl, amonia, air, dll, sebagai produk sampingan. Oleh karena itu, berat molekul polimer akan menjadi produk tingkat polimerisasi dan berat molekul unit pengulangan. Polimer yang dihasilkan karena polimerisasi kondensasi disebut polimer kondensasi . Bakelite, nilon dan poliester adalah beberapa contoh umum polimer kondensasi.

Perbedaan Antara Polimerisasi Adisi dan Polimerisasi Kondensasi

Sifat Monomer

  • Polimerisasi adisi: Monomer harus memiliki setidaknya ikatan ganda atau rangkap tiga.
  • Polimerisasi kondensasi: Monomer harus memiliki setidaknya dua kelompok fungsional yang sama atau berbeda.

Sifat Pembentuk Polimer

  • Polimerisasi adisi: Penambahan monomer menghasilkan polimer.
  • Polimerisasi kondensasi: Monomer mengembun untuk memberikan polimer.

Produk sampingan

  • Polimerisasi adisi: Polimerisasi ini tidak menghasilkan produk sampingan.
  • Polimerisasi kondensasi: Polimerisasi ini menghasilkan produk sampingan seperti air, HCl, CH3OH, NH3, dll.

Berat molekul

  • Polimerisasi adisi: Berat molekul dari polimer yang dihasilkan merupakan kelipatan integral dari berat molekul monomer.
  • Polimerisasi kondensasi: Berat molekul dari polimer yang dihasilkan bukanlah kelipatan integral dari berat molekul monomer.

Ukuran Polimer yang Dihasilkan

  • Polimerisasi adisi: Hasil reaksi dalam polimer adisi berat molekul tinggi sekaligus.
  • Polimerisasi kondensasi: Berat molekul polimer meningkat terus seiring reaksinya.

Waktu Reaksi

  • Polimerisasi adisi: Waktu reaksi yang lebih lama menghasilkan hasil yang lebih tinggi, tetapi memiliki efek menit pada berat molekul polimer.
  • Polimerisasi kondensasi: waktu reaksi yang lebih panjang sangat penting untuk mendapatkan berat molekul polimer yang lebih tinggi.

Sifat Polimer yang Diproduksi

  • Polimerisasi adisi: Polimerisasi adisi menghasilkan termoplastik .
  • Polimerisasi kondensasi: Polimerisasi kondensasi menghasilkan termoset .

Rantai Polimer

  • Polimerisasi adisi: Polimerisasi adisi menghasilkan polimer rantai homo .
  • Polimerisasi kondensasi: Polimerisasi kondensasi menghasilkan polimer rantai hetero.

Contoh Polimer Biasa

  • Polimerisasi adisi: Polyethylene, PVC, dll.
  • Polimerisasi kondensasi: Bakelite, nilon, polyester, dll.

Katalis

  • Polimerisasi adisi: Inisiator radikal, asam Lewis atau basa adalah katalis dalam proses ini.
  • Polimerisasi kondensasi: Asam dan basa adalah katalis dalam proses ini.