Pendidikan

Perbedaan Protista dan Jamur

Perbedaan-Protista-dan-Jamur

Perbedaan Utama – Protista vs Jamur. Protista dan jamur diklasifikasikan dalam Kerajaan Protista dan Kerajaan Fungi. Baik protista maupun jamur adalah organisme yang kurang terorganisir bila dibandingkan dengan tumbuhan dan hewan. Tapi, keduanya terdiri dari organel-organel yang terikat-membran seperti alat Golgi dan RE.

Kromosom mereka diatur menjadi inti juga. Beberapa protista adalah autotrof, sementara yang lain heterotrof. Jamur adalah heterotrof. Perbedaan utama antara protista dan jamur adalah bahwa protista terutama organisme uniseluler sedangkan jamur terutama organisme multisel.

Pengertian Protista

Protista adalah organisme uniseluler, yang biasanya tidak dapat diamati dengan mata telanjang. Mereka diklasifikasikan di bawah kerajaan Protista sebagai eukariota, yang tidak baik jamur, tanaman atau hewan. Beberapa protista mengandung dinding sel tetapi beberapa tidak. Protista dapat berupa autotrofik, heterotrofik, parasit atau saprotrofik. Mereka menunjukkan reproduksi seksual dengan menghasilkan gamet dan reproduksi aseksual oleh pembelahan biner.

Protozoa, ganggang dan jamur adalah tiga domain kerajaan Protista. Protozoa adalah mikroorganisme uniseluler seperti binatang protista. Mereka heterotrof, menelan partikel makanan dengan fagositosis dan mencerna mereka untuk mendapatkan nutrisi. Protozoa mampu bergerak dengan gerakan flagela dan pseudopodia. Flagellata, Ciliophora, Amoebozoa dan Sporozoa adalah empat jenis protozoa.

Alga adalah organisme yang mirip tumbuhan, sebagian besar adalah uniseluler. Mereka adalah autotrof, mengandung kloroplas tunggal per sel untuk melakukan fotosintesis. Tiga jenis ganggang ditemukan: ganggang hijau, ganggang merah dan ganggang coklat. Jamur adalah eukariota multiseluler seperti jamur. Cetakan lendir dan cetakan air adalah dua jenis cetakan. Mereka adalah anggota raksasa dari kerajaan Protista.

Pengertian Jamur

Jamur adalah organisme multiseluler eukariotik, yang diklasifikasikan ke dalam jamur kerajaan. Mereka terutama tidak bisa bergerak. Ciri yang paling khas dari jamur adalah dinding sel kitin mereka. Jamur adalah heterotrof, yang mampu mencerna makanan di lingkungan ekstraseluler dengan mensekresikan enzim pencernaan. Sebagian besar jamur ditemukan di tanah dan di materi mati. Mereka juga hidup sebagai simbion dengan tumbuhan dan hewan. Beberapa jamur menjadi parasit bagi organisme inang. Pertumbuhan jamur terjadi sebagai hifa, yang berbentuk silinder, struktur mirip benang. Hifa dibagi menjadi kompartemen oleh septa. Jamur menghasilkan tubuh buah, yang dapat dikonsumsi oleh hewan lain. Reproduksi jamur aseksual terjadi oleh produksi spora. Reproduksi seksual terjadi dengan kawin.

Tujuh filum jamur dijelaskan oleh para ilmuwan. Mereka adalah Microsporidia, Ascomycota, Glomeromycota, Basidiomycota, Chytridiomycota, Neocallimastigomycota dan Blastocladiomycota. Microsporidia adalah parasit uniseluler pada protista dan hewan. Ciri khas Ascomycota adalah produksi spora di dalam ascus. Glomeromycota adalah parasit pada tumbuhan. Mereka menyerang akar tanaman dengan hifa jamur mereka. Basidiomycota menghasilkan meiospores di basidia. Chytridiomycota, Neocallimastigomycota dan Blastocladiomycota menghasilkan zoospora, yang bersifat mobile.

Perbedaan Antara Protista dan Jamur

Uniselular/Multiseluler

  • Protista: Protista sebagian besar adalah uniseluler.
  • Jamur: Jamur kebanyakan multiseluler.

Dinding sel

  • Protista: Beberapa protista seperti jamur dan ganggang memiliki dinding sel. Tapi, yang lain tidak memiliki dinding sel seperti protozoa.
  • Jamur: Jamur mengandung dinding sel yang terbuat dari kitin.

Mode Nutrisi

  • Protista: Protista adalah autotrof, heterotrof, parasit, atau saprotrof.
  • Jamur: Jamur adalah heterotrof.

Reproduksi

  • Protista: Reproduksi aseksual diamati pada protista melalui pembelahan biner. Reproduksi seksual terjadi dengan produksi gamet.
  • Jamur: Reproduksi aseksual terjadi dengan memproduksi spora. Reproduksi seksual terjadi dengan kawin.

Septa

  • Protista: Tidak ada septa yang ditemukan pada protista.
  • Jamur: Septa ditemukan pada jamur, memisahkan hifa jamur ke dalam kompartemen.

Jenis

  • Protista: Protozoa, ganggang dan jamur adalah tiga jenis protista.
  • Jamur: Microsporidia, Ascomycota, Glomeromycota, Basidiomycota, Chytridiomycota, Neocallimastigomycota dan Blastocladiomycota adalah tujuh filum jamur.

Contoh

  • Protista: Ganggang hijau, jamur lendir, euglena dan amuba adalah contoh dari protista.
  • Jamur: Ragi, Pichia, Basidiomycota dan Eomycota adalah contoh jamur.

Kesimpulan

Protista dan jamur adalah organisme tingkat yang lebih rendah, yang diklasifikasikan ke dalam Kerajaan Protista dan Jamur, masing-masing. Protista sebagian besar organisme uniseluler, sedangkan jamur sebagian besar organisme multisel. Protozoa, ganggang dan jamur adalah tiga jenis protista. Protozoa adalah binatang-seperti, menelan partikel makanan dari lingkungan dengan fagositosis.

Ganggang mengandung kloroplas. Jamur adalah struktur raksasa seperti jamur. Protista dapat berupa heterotrof atau autotrof. Jamur mengandung dinding sel, yang terdiri dari kitin. Jamur tumbuh sebagai hypae. Beberapa jamur juga memiliki septa, menghasilkan kompartemen terpisah di hypae jamur. Jamur adalah heterotrof, yang mampu mencerna makanan di lingkungan ekstraseluler. Namun, perbedaan utama antara protista dan jamur adalah organisasi seluler mereka.