Pendidikan

Perbedaan Volume dan Kapasitas Paru-paru

Perbedaan-Volume-dan-Kapasitas-Paru-paru

Perbedaan Utama – Volume vs Kapasitas Paru-paru. Volume paru-paru dan kapasitas paru-paru adalah dua kelompok kompartemen paru-paru yang penting dalam mengukur fungsi paru.

Perbedaan utama antara volume paru-paru dan kapasitas paru-paru adalah bahwa volume paru – paru kecil sedangkan kapasitas paru-paru besar. Selanjutnya, kapasitas paru-paru dihitung dengan menggabungkan dua atau tiga volume paru-paru.

Pengertian Volume Paru-paru

Volume paru-paru adalah parameter yang dapat diukur secara langsung dengan menggunakan spirometer. Empat jenis volume paru-paru adalah volume inspirasi balik (IRV), volume tidal (TV), volume ekspirasi balik (ERV), dan volume residu (RV).

  1. Volume tidal (TV) – Volume tidal adalah volume yang masuk dan meninggalkan paru-paru setiap kali bernafas. TV rata-rata adalah 5 L dan dapat diubah dengan pola pernapasan. Nilai TV meningkat selama kehamilan.
  2. Volume inspirasi terbalik (IRV) – Volume inspirasi terbalik adalah volume udara maksimum yang dapat dihirup dari tingkat pernapasan akhir, akhir fase pernapasan. Ini adalah volume ekstra yang dapat dihirup dalam volume tidal di atas. Nilai IRV adalah 5 L,yang mungkin bergantung pada kekuatan otot dan kepatuhan paru-paru (kemampuan paru untuk meregangkan dan mengembang).
  3. Volume ekspirasi terbalik (ERV) – Volume ekspirasi terbalik adalah volume ekstra yang dapat dihembuskan ke bawah TV. Nilai ERV adalah 5 L. Ini bergantung pada kekuatan otot dan resistensi jalan nafas yang rendah.
  4. Volume residu (RV) – Volume residu adalah volume yang tersisa di dalam paru-paru setelah kedaluwarsa maksimum. Nilai RV adalah 5 L. Itu tidak bisa diukur dengan spirometer.

Teknik yang terlibat dalam mengukur volume paru-paru disebut spirometri. Volume ekspirasi paksa (FEV) adalah salah satu pengukuran penting yang diambil selama proses ini. Ini mengukur jumlah udara yang dapat dipaksa keluar dari paru-paru selama periode tertentu. Di sisi lain, kapasitas vital paksa (FVC) adalah jumlah total udara yang dapat dihembuskan secara paksa.

Pengertian Kapasitas Paru-paru

Kapasitas paru-paru adalah parameter yang dapat dihitung dengan menggunakan dua atau lebih volume paru-paru. Nilai kapasitas paru-paru tidak berubah dengan pola pernapasan. Empat jenis kapasitas paru-paru adalah kapasitas vital (VC), kapasitas inspirasi (IV), kapasitas fungsional residu (FRC), dan kapasitas total paru-paru (TLC).

  1. Kapasitas vital (VC) – Kapasitas vital adalah volume yang dapat dihembuskan setelah inspirasi maksimal. Nilai VC adalah 5 L. Ini adalah jumlah TV, IRV, dan ERV.
  2. Kapasitas inspirasi (IC) – Kapasitas inspirasi adalah jumlah udara yang dapat dihirup dengan inspirasi maksimal. Nilai IC adalah 3 L dan itu adalah jumlah TV dan IRV.
  3. Kapasitas Fungsional Residu (FRC) – Kapasitas Fungsional Residu adalah jumlah udara yang tersisa di paru-paru pada akhir ekspirasi. Nilai FRC adalah 3 L dan itu adalah jumlah ERV dan RV.
  4. Kapasitas total paru-paru (TLC) – Kapasitas total paru-paru adalah volume udara di akhir inspirasi maksimal. Nilai TLC adalah 6 L dan itu adalah jumlah dari semua volume.

Penyakit obstruktif dan penyakit restriktif adalah dua jenis kondisi penyakit yang dapat mempengaruhi kapasitas dan volume paru-paru. Pada penyakit obstruktif seperti asma, FEV akan berkurang karena meningkatnya resistensi untuk ekspansi. Juga, RV akan ditingkatkan. Pada penyakit restriktif termasuk fibrosis paru interstitial, kyphoscoliosis, kelemahan otot, obesitas, dan asites tegang, FVC akan berkurang karena ketidakmampuan paru-paru untuk mencapai inspirasi maksimal. Ini juga menyebabkan berkurangnya RV dan IRV.

Persamaan Antara Volume dan Kapasitas Paru-paru

  • Volume paru-paru dan kapasitas paru-paru adalah dua kelompok pengukuran udara di berbagai kompartemen paru-paru.
  • Keduanya bermanfaat dalam diagnosis berbagai penyakit paru.

Perbedaan Antara Volume dan Kapasitas Paru-paru

Definisi

  • Volume Paru-paru: Volume paru-paru mengacu pada parameter yang dapat diukur secara langsung dengan penggunaan spirometer.
  • Kapasitas Paru-paru: Kapasitas paru-paru mengacu pada nilai teoritis yang ditentukan dari data spirometer.

Pengukuran

  • Volume Paru-paru: Nilai-nilai volume paru-paru secara langsung diukur dengan spirometer.
  • Kapasitas Paru-paru: Nilai-nilai kapasitas paru-paru dihitung dengan menggabungkan dua atau tiga volume paru-paru.

Jenis

  • Volume Paru-paru: Empat jenis volume paru-paru adalah TV, IRV, ERV, dan RV.
  • Kapasitas Paru-paru: Empat jenis kapasitas paru-paru adalah VC, IV, FRC, dan TLC.

Nilai

  • Volume Paru-paru: Nilai volume paru-paru kecil.
  • Kapasitas Paru-paru: Nilai kapasitas paru-paru besar.

Kesimpulan

Volume paru-paru adalah parameter paru-paru yang dapat diukur secara langsung dengan spirometer. Di sisi lain, kapasitas paru-paru adalah parameter yang dihitung dengan menggabungkan dua atau tiga volume paru-paru. Volume dan kapasitas paru-paru penting dalam diagnosis penyakit. Perbedaan utama antara volume paru-paru dan kapasitas paru-paru adalah nilai dan metode pengukuran.