Kumpulan reaksi yang mensintesis molekul kompleks, mulai dari molekul kecil dikenal sebagai anabolisme. Dengan demikian, anabolisme adalah proses yang konstruktif. Reaksi anabolik membutuhkan energi dalam bentuk ATP. Mereka dianggap sebagai proses endergonik. Sintesis molekul kompleks membangun jaringan dan organ dengan proses selangkah demi selangkah. Molekul kompleks ini diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan diferensiasi sel. Mereka meningkatkan massa otot dan mineralisasi tulang. Banyak hormon seperti insulin, hormon pertumbuhan, dan steroid terlibat dalam proses anabolisme.

Tiga tahap terlibat dalam anabolisme. Selama tahap pertama, prekursor seperti monosakarida, nukleotida, asam amino dan isoprenoid diproduksi. Kedua, prekursor ini diaktifkan menggunakan ATP menjadi bentuk aktif. Ketiga, bentuk reaktif ini dirakit menjadi molekul kompleks seperti polisakarida, asam nukleat, polipeptida, dan lipid.