Ekosentrisme adalah pandangan yang menempatkan pentingnya ekosistem secara keseluruhan. Ini menganggap komponen hidup dan komponen tak hidup sama pentingnya, terutama ketika membuat keputusan mengenai lingkungan. Tidak seperti antroposentrisme, ia menempatkan sedikit kepentingan pada manusia.

Ekosentrisme hanya peduli dengan manusia ketika mempertimbangkan bagaimana manusia mempengaruhi ekosistem secara keseluruhan. Jika kita mengambil contoh perubahan iklim di atas lagi, ekosentris juga dapat mempertimbangkan perubahan faktor abiotik seperti perubahan permukaan laut, keasaman laut, dan pola cuaca.

Ekosentrisme memiliki pendekatan yang lebih holistik daripada biosentrisme karena memberikan nilai bagi spesies, ekosistem, atau lingkungan secara keseluruhan. Berbeda dengan biosentrisme, ekosentrisme juga menggunakan faktor abiotik atau komponen ekologi di alam untuk menunjukkan pentingnya elemen lingkungan yang tidak hidup. Oleh karena itu, juga melibatkan komponen kimia dan geologi alam