Seni nonrepresentasional adalah seni yang tidak mewakili tempat, makhluk, atau peristiwa. Dengan kata lain, ini adalah seni yang tidak mewakili apa pun dari dunia nyata. Tapi mereka bisa mengekspresikan emosi dan perasaan. Seniman menggunakan berbagai bentuk, warna, dan garis untuk menciptakan seni tersebut.

Meskipun sebagian besar dari kita beranggapan bahwa seni nonrepresentasional sama dengan seni abstrak, namun ada perbedaan di antara keduanya. Ketika seniman mengerjakan seni abstrak, mereka mendistorsi pandangan tentang sesuatu yang mereka ketahui – seseorang, objek, atau tempat. Misalnya, mereka bisa melukis pemandangan sebagai abstrak.

Faktanya, Pablo Picasso yang terkenal di dunia sering menggambarkan orang dan instrumen dalam bentuk abstrak. Tetapi ketika melukis seni nonrepresentasional, seniman tidak melukis sesuatu dari dunia nyata atau sesuatu yang mereka ketahui. Ini bisa berupa percikan cat atau balok warna. Selanjutnya, makna seni nonrepresentasional bersifat subjektif. Penonton menafsirkan makna seni itu sendiri, dan tidak ada satu pun interpretasi yang ‘benar’.