Borjuis adalah kelas kapitalis yang memiliki sebagian besar kekayaan dan alat produksi dalam masyarakat. Menurut Karl Marx, selama era abad pertengahan, borjuis terdiri dari pengusaha seperti bankir dan pedagang. Peran ekonomi mereka mirip dengan perantara  (antara tuan tanah feodal dan petani).

Namun, pada saat revolusi industri dan kapitalisme, borjuis telah menjadi kelas orang yang kuat secara ekonomi. Mereka memiliki alat-alat produksi, yaitu modal, tanah dan properti, dan memiliki kendali atas alat-alat pemaksaan, yaitu sistem hukum, pasukan polisi, dll. Kepemilikan produksi ini memungkinkan borjuis untuk mengeksploitasi pekerja yang menerima upah, yang satu-satunya sarana ekonomi adalah tenaga kerja mereka.

Sementara itu, kepemilikan alat-alat pemaksaan membantu kaum borjuis untuk menekan kelas pekerja dan mempertahankan status quo mereka.