Pendidikan

Perbedaan Stomata dan Lentisel

Perbedaan Stomata dan Lentisel

Perbedaan antara stomata dan lentisel adalah stomata terutama terjadi pada epidermis daun yang lebih rendah, sedangkan lentisel terjadi pada periderm batang atau batang kayu. Selanjutnya, ukuran stomata ditentukan berdasarkan persyaratan tumbuhan sementara lentisel tetap dibuka.

Stomata dan lentisel adalah dua jenis pori kecil, yang terjadi pada tumbuhan. Umumnya, mereka bertanggung jawab atas pertukaran gas. Stomata terjadi selama pertumbuhan primer tumbuhan sementara lentisel terjadi selama pertumbuhan sekunder tumbuhan.

Pengertian Stomata

Stomata adalah pori-pori kecil yang bertanggung jawab untuk pertukaran gas di tumbuhan terestrial. Umumnya, mereka memfasilitasi asupan karbon dioksida ke dalam daun sambil mengeluarkan oksigen dan uap air ke luar.

Pada dasarnya, sel penjaga mengelilingi stomata. Mereka adalah sel parenkim, mengandung kloroplas juga. Fungsi utama sel penjaga adalah untuk mengontrol ukuran stomata. Namun, ini dengan mengubah turgiditas sel penjaga.

Selanjutnya, ketika air tersedia, sel penjaga menjadi bombastis, membuka stomata. Namun, ketika air tidak tersedia, sel penjaga menjadi lembek. Selain itu, potensi air menentukan turgiditas sel penjaga.

Stomata
Stomata

Sementara itu, ketika konsentrasi zat terlarut di dalam sel penjaga meningkat dengan gerakan bertahap kalium dan ion klorida, potensi air meningkat dengan pergerakan air ke sel penjaga. Kemudian, ini meningkatkan tekanan turgor sel penjaga.

Sebaliknya, di bawah tekanan air dalam kondisi panas dan kering, sel penjaga mengeluarkan air dengan menghilangkan ion berlebih. Karena itu, ini mengurangi tekanan turgor, menutup stomata. Selain itu, meskipun stomata tetap dibuka pada siang hari, mereka cenderung menutup pada malam hari.

Pengertian Lentisel

Lentisel adalah pori-pori kecil, yang terjadi di batang dan akar selama pertumbuhan sekunder tumbuhan. Fungsi utamanya adalah untuk bertukar gas antara jaringan di dalam dan lingkungan luar.

Umumnya, lentisel adalah jaringan berpori, memiliki sel-sel dengan ruang antar sel yang besar dalam periderm dari tumbuhan berbunga dikotil. Di sisi lain, mereka muncul sebagai daerah melingkar, memanjang atau oval yang terangkat pada batang dan akar.

Apalagi lentisel juga terjadi pada buah-buahan. Mereka cukup terlihat di apel dan pir. Lentisel tetap terbuka di siang dan malam hari. Namun, mereka menjadi metode utama pertukaran gas pada malam hari dengan penutupan stomata.

Lentisel
Lentisel

Persamaan Antara Stomata dan Lentisel

  • Stomata dan lentisel adalah dua jenis pori kecil yang terjadi pada tumbuhan.
  • Mereka terutama bertanggung jawab atas pertukaran gas.
  • Selain itu, mereka memfasilitasi pelepasan uap air dari tumbuhan ke luar.

Perbedaan Antara Stomata dan Lentisel

Definisi

  • Stomata: Stomata adalah pori-pori kecil di epidermis daun atau batang tumbuhan, membentuk celah dengan lebar variabel, yang memungkinkan pergerakan gas masuk dan keluar ruang antar sel.
  • Lentisel: Lentisel adalah pori-pori yang melekat di batang kayu. tumbuhan, memungkinkan pertukaran gas antara atmosfer dan jaringan internal.

Kejadian

  • Stomata: Stomata terutama terjadi di epidermis bawah daun.
  • Lentisel: Lentisel terjadi di periderm batang atau batang kayu.

Jenis Pertumbuhan

  • Stomata: Stomata terjadi selama pertumbuhan primer tumbuhan.
  • Lentisel: Lentisel terjadi selama pertumbuhan sekunder tumbuhan.

Pembukaan

  • Stomata: Stomata terbuka berdasarkan persyaratan tumbuhan.
  • Lentisel: Lentisel tetap dibuka.

Sel Penjaga

  • Stomata: Sel penjaga menentukan ukuran stomata.
  • Lentisel: Lentisel tidak mengandung sel penjaga.

Transpirasi

  • Stomata: Stomata menghasilkan uap air dalam jumlah besar.
  • Lentisel: Lentisel menghasilkan uap air dalam jumlah kecil.

Kesimpulan

Stomata adalah pori-pori kecil yang terjadi di epidermis bawah daun. Dua sel penjaga mengelilingi stoma, menentukan ukurannya. Umumnya, stomata terbuka pada siang hari. Di sisi lain, lentisel adalah pori-pori kecil pada peridermis batang kayu.

Oleh karena itu, mereka terjadi selama pertumbuhan sekunder tumbuhan. Selain itu, mereka tidak mengalami banyak uap air. Namun, perbedaan utama antara stomata dan lentisel adalah kejadiannya di tumbuhan.

Pendidikan

Perbedaan Transportasi dan Transpirasi pada Tumbuhan

Perbedaan Transportasi dan Transpirasi pada Tumbuhan

Perbedaan Utama – Transportasi vs Transpirasi. Transportasi dan transpirasi adalah dua proses yang terjadi pada tumbuhan. Kedua proses melakukan fungsi vital selama fungsi tumbuhan.

Perbedaan utama antara transportasi dan transpirasi adalah transportasi merupakan pergerakan air, mineral, dan makanan di seluruh tubuh tumbuhan, sedangkan transpirasi adalah pergerakan uap air dari daun ke atmosfer. Selain itu, struktur tumbuhan yang bertanggung jawab untuk transportasi adalah jaringan xilem dan floem sedangkan struktur tumbuhan yang bertanggung jawab atas transpirasi adalah stomata.

Pengertian Transportasi

Transpirasi adalah pergerakan air, mineral, dan makanan ke seluruh tubuh tumbuhan. Secara umum, dua jenis jaringan tumbuhan yang terlibat dalam transportasi adalah xilem, yang mengangkut air dan mineral, dan floem, yang mengangkut makanan.

Transportasi Air

Akar tumbuhan mengambil air serta nutrisi yang larut dari tanah. Setelah itu, xilem mengangkutnya melalui batang ke daun, bunga, dan buah-buahan. Biasanya, empat jenis sel yang ditemukan dalam xilem adalah tracheid, pembuluh, serat xilem, dan sel parenkim xilem. Diantaranya, tracheid dan pembuluh mengangkut air. Namun, transportasi air sepenuhnya merupakan proses pasif yang digerakkan oleh tekanan akar dan tarikan transpirasional.

Di sini, masuknya air dan nutrisi terlarut lainnya terjadi melalui osmosis karena tekanan akar. Kemudian, tegangan permukaan menarik air ke atas dengan hilangnya air dari bagian atas tumbuhan melalui transpirasi. Secara signifikan, air adalah konstituen utama sel tumbuhan, dan juga mengambil bagian dalam fotosintesis.

Transportasi Makanan

Jaringan floem tumbuhan mengambil bagian dalam pengangkutan makanan dua arah dari daun ke bagian penyimpanan dan dari bagian penyimpanan ke bagian tumbuhan yang tumbuh. Juga, proses ini secara khusus dikenal sebagai translokasi.

Secara umum, empat jenis sel yang ditemukan dalam jaringan floem adalah sel parenkim, serat floem, elemen ayakan, dan sel pendamping. Di antara mereka, elemen-elemen ayakan mengangkut makanan, terutama gula dan produk metabolisme lainnya dari tumbuhan sementara sel-sel pendamping mengontrol fungsi elemen-elemen ayakan. Sebaliknya, transportasi adalah proses aktif, yang memanfaatkan ATP. Selain itu, terjadi melalui gradien konsentrasi gula. Secara umum, produk yang diangkut oleh floem penting untuk pertumbuhan dan proses metabolisme lainnya.

Pengertian Transpirasi

Transpirasi adalah pergerakan uap air dari daun ke atmosfer melalui stomata. Ini berkontribusi terhadap 10% kelembaban atmosfer. Selain itu, ini adalah proses penguapan penting air melalui daun untuk menghilangkan air yang tidak digunakan. Selain itu, transpirasi memiliki kepentingan besar sebagai kekuatan penarik utama air dalam xilem menuju daun dari akar. Juga, gaya tarik ini membuat akar menyerap lebih banyak air dan mineral dari tanah. Selain itu, transpirasi mendinginkan tubuh tumbuhan.

Selanjutnya, stomata adalah pori-pori yang terutama ditemukan di epidermis daun. Juga, mereka bertanggung jawab atas pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Sel penjaga mengontrol ukuran stomata berdasarkan jumlah air yang ada di tanah. Juga, laju transpirasi tergantung pada faktor-faktor berikut:

  • Jumlah daun di tumbuhan
  • Jumlah stomata
  • Ukuran daunnya
  • Ada atau tidaknya kutikula
  • Jumlah cahaya yang diperoleh tumbuhan
  • Suhu dan kelembaban relatif
  • Angin
  • Pasokan air

Persamaan Antara Transportasi dan Transpirasi

  • Transportasi dan transpirasi adalah dua proses yang terjadi pada tumbuhan.
  • Mereka mengambil bagian dalam pergerakan air.
  • Juga, keduanya membantu penyerapan air dari tanah.

Perbedaan Antara Transportasi dan Transpirasi

Definisi

  • Transportasi: Transportasi mengacu pada proses pengangkutan air, mineral, dan makanan ke semua bagian tubuh tumbuhan.
  • Transpirasi: Transpirasi mengacu pada pengembunan uap air melalui stomata.

Jenis Bahan

  • Transportasi: Transportasi memindahkan air, mineral, dan makanan ke seluruh tumbuhan.
  • Transpirasi: Transpirasi memindahkan uap air.

Jenis Jaringan yang Terlibat

  • Transportasi: Jaringan xilem dan floem ambil bagian dalam transportasi.
  • Transpirasi: Stomata mengambil bagian dalam transpirasi.

Jenis Gerakan

  • Transportasi: Xilem memindahkan air dan mineral dari akar menuju daun dan floem memindahkan makanan dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
  • Transpirasi: Transpirasi memindahkan uap air dari daun ke atmosfer melalui stomata.

Waktu

  • Transportasi: Transportasi air terjadi sepanjang hari dan transportasi makanan terutama terjadi pada malam hari.
  • Transpirasi: Transpirasi terutama terjadi pada siang hari.

Pentingnya

  • Transportasi: Transportasi menyediakan air, mineral, dan makanan untuk setiap bagian tumbuhan, membantu pertumbuhan.
  • Transpirasi: Transpirasi mendinginkan tubuh tumbuhan dan memfasilitasi pergerakan air ke atas melalui tumbuhan.

Kesimpulan

Transportasi adalah pergerakan air, mineral, dan makanan ke seluruh tubuh tumbuhan. Di sini, xilem mengangkut air dan mineral dari akar ke daun. Dan, floem mengangkut makanan dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Selain itu, transportasi memainkan peran kunci dalam pertumbuhan dan fungsi tumbuhan.

Di sisi lain, transpirasi adalah pergerakan uap air dari daun ke atmosfer melalui stomata. Ini mendinginkan tubuh tumbuhan pada siang hari dan memfasilitasi arah air ke atas dari akar. Oleh karena itu, perbedaan utama antara transportasi dan transpirasi adalah jenis jaringan yang terlibat dan pentingnya proses.