Wilayah formal adalah wilayah yang dicirikan berdasarkan keseragaman dan homogenitas tertentu atau sering disebut wilayah seragam. Homogenitas dari wilayah formal dapat di tinjau berdasarkan kriteria fisik, alam, atau kriteria sosial budaya.

Wilayah formal yang berdasarkan pada kriteria fisik di dasari pada kesamaan topografi, jenis batuan, iklim, dan vegetasi. Misalnya, wilayah pegunungan kapur, wilayah pegunungan, atau wilayah vegetasi mangrove. Adapun wilayah formal yang berdasarkan pada kriteria sosial budaya, seperti wilayah industri tekstil, wilayah kesultanan yogyakarta, atau wilayah pertanian.