Perbedaan Zoospora dan Konidia

  • Post author:
  • Post category:Pendidikan

Spora adalah sel reproduksi kecil bersel satu yang memunculkan individu baru tanpa fusi. Tumbuhan tingkat rendah, jamur, dan protozoa menghasilkan spora. Zigospora, oospora, askospora, dan basidiospora adalah spora seksual yang dihasilkan oleh meiosis. Sporangiospora, zoospora, dan konidia adalah spora aseksual yang dihasilkan oleh mitosis.

Zoospora diproduksi di dalam sporangium. Dengan demikian, mereka adalah spora endogen. Konidia diproduksi di ujung konidiofor. Jadi, mereka adalah spora eksogen. Perbedaan utama antara zoospora dan konidia adalah bahwa zoospora berflagel dan terutama ditemukan pada algasedangkan konidia tidak berflagel dan terutama ditemukan pada jamur.

Apa itu Zoospora?

Ini adalah spora aseksual alga tertentu, yang mampu berenang dengan menggunakan flagel. Zoospora diproduksi dalam kantung yang disebut sporangium di ujung hifa udara. Karena diproduksi secara internal oleh pembelahan protoplasma, mereka disebut spora endogen. Zoospora adalah uniseluler dan hialin. Karena mereka tidak memiliki dinding sel, zoospora tidak tahan terhadap kondisi yang tidak menguntungkan. Namun, mereka mampu berkembang biak dengan cepat.

Zoospora menggunakan cadangan makanan endogen mereka untuk bergerak. Mereka mampu merespons sinyal lingkungan untuk memutuskan lokasi dan lokasi encyst. Aplanospora adalah spora non-motil, endogen, aseksual.

Apa itu Konidia?

Ini adalah spora aseksual yang diproduksi oleh berbagai jamur di ujung hifa khusus. Hifa khusus disebut konidiofor. Spora ini tidak tertutup oleh kantung. Dengan demikian, konidia adalah jenis spora eksogen. Produksi konidia adalah metode utama reproduksi pada jamur.

Ukuran, bentuk, warna, septasi, dan percabangan konidiofor mungkin berbeda menurut spesiesnya. Beberapa konidia adalah uniseluler sementara yang lain multiseluler. Dua jenis perkembangan konidia dapat diidentifikasi pada jamur: konidiogenesis blastik dan konidiogenesis thallik. Dalam konidiogenesis blastik, konidia terlihat sebelum pemisahannya dari hifa konidiogen. Dalam konidiogenesis thallic, sebuah konidium terpisah dengan produksi dinding silang.

Persamaan Antara Zoospora dan Konidia

  • Baik zoospora dan konidia adalah dua jenis spora aseksual.
  • Baik zoospora dan konidia diproduksi di ujung hifa udara.
  • Baik zoospora dan konidia diproduksi oleh mitosis.
  • Zoospora dan konidia keduanya haploid.
  • Baik zoospora dan konidia adalah struktur bersel tunggal yang dapat berkembang menjadi individu baru.

Perbedaan Antara Zoospora dan Konidia

Definisi

  • Zoospora: Zoospora mengacu pada spora aseksual ganggang tertentu, yang mampu berenang dengan menggunakan flagel.
  • Konidia: Konidia mengacu pada spora aseksual yang diproduksi oleh berbagai jamur di ujung hifa khusus.

Endogen / Eksogen

  • Zoospora: Zoospora adalah spora endogen yang diproduksi di dalam sporangium.
  • Konidia: Konidia adalah spora eksogen yang diproduksi di ujung konidiofor.

Terutama diproduksi di

  • Zoospora: Zoospora terutama diproduksi di alga.
  • Konidia: Konidia terutama diproduksi pada jamur.

Uniseluler/Multiseluler

  • Zoospora: Zoospora selalu uniseluler.
  • Konidia: Konidia adalah uniseluler atau multiseluler.

Ukuran

  • Zoospora: Zoospora berukuran kecil.
  • Konidia: Konidia lebih besar dari zoospora.

Dinding sel

  • Zoospora: Zoospora tidak memiliki dinding sel sejati.
  • Konidia: Konidia memiliki dinding sel.

Keadaan lingkungan

  • Zoospora: Zoospora tidak mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang keras.
  • Konidia: Konidia mampu bertahan dalam kondisi lingkungan yang keras karena adanya dinding sel.

Flagela

  • Zoospora: Zoospora mungkin memiliki satu, dua atau lebih flagela.
  • Konidia: Konidia tidak memiliki flagela.

Mobilitas

  • Zoospora: Zoospora bersifat motil.
  • Konidia: Konidia tidak bergerak.

Penyebaran

  • Zoospora: Zoospora tersebar melalui air.
  • Konidia: Konidia tersebar melalui angin.

Contoh

  • Zoospora: Oomycota seperti Phytophthora, Chytridiomycota, Myxomycota dan Plasmodiophoromycota serta Opisthokonts dan heterokonts menghasilkan zoospora.
  • Konidia: Filum Ascomycota menghasilkan konidia.

Kesimpulan

Zoospora dan konidia adalah dua jenis spora aseksual masing-masing pada alga dan jamur. Zoospora adalah spora endogen sedangkan konidia adalah spora eksogen. Zoospora memiliki flagela untuk bergerak sementara konidia tidak memiliki flagela. Perbedaan utama antara zoospora dan konidia adalah struktur kedua jenis spora aseksual.

Leave a Reply