Pendidikan

Perbedaan Efek Zeeman dan Efek Stark

Perbedaan-Efek-Zeeman-dan-Efek-Stark

Perbedaan Utama – Efek Zeeman vs Efek Stark. Efek Zeeman and efek Stark adalah dua konsep dalam kimia yang ditemukan oleh para ilmuwan pada akhir 1900-an. Efek Zeeman dan efek Stark dapat diamati mengenai spektrum atom atom.

Spektrum atom dapat berupa spektrum absorpsi atau spektrum emisi. Ketika energi diberikan ke atom, atom menjadi naik dan elektron bergerak ke tingkat energi yang lebih tinggi dengan menyerap energi ini. Penyerapan ini memberikan spektrum absorpsi. Namun, karena tingkat energi yang lebih tinggi tidak stabil, elektron ini turun kembali ke tingkat energi terendah, melepaskan energi yang diserap sebagai radiasi. Ini menghasilkan spektrum emisi.

Perbedaan utama antara efek Zeeman dan efek Stark adalah bahwa efek Zeeman diamati di hadapan medan magnet eksternal sedangkan efek Stark diamati dengan adanya medan listrik eksternal.

Pengertian Efek Zeeman

Efek Zeeman menggambarkan pemisahan garis spektrum atom di hadapan medan magnet yang kuat. Ini dinamai ilmuwan Belanda Pieter Zeeman. Efek ini menggambarkan efek medan magnet pada atom atau ion. Sekarang, mari kita cari tahu apa itu garis spektrum.

Spektrum atom adalah spektrum frekuensi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan atau diserap selama transisi elektron antara tingkat energi di dalam atom. Emisi menyebabkan spektrum emisi, dan penyerapan mengarah ke spektrum penyerapan. Spektrum ini adalah properti karakteristik elemen.

Spektrum ini terdiri dari kumpulan garis spektrum untuk setiap emisi / penyerapan. Setiap garis spektrum mewakili perbedaan energi antara dua tingkat energi atom. Pieter Zeeman mengamati bahwa garis-garis spektrum ini mengalami pemisahan ketika atom disimpan di hadapan medan magnet eksternal. Efek Zeeman adalah hasil interaksi antara momen magnetik atom dan medan magnet luar.

Ketika energi diberikan ke atom, elektron dapat menyerap energi dan berpindah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Namun, tingkat energi yang lebih tinggi adalah keadaan yang tidak stabil untuk atom. Oleh karena itu, elektron kembali ke tingkat energi yang lebih rendah melepaskan energi yang diserap. Ini memberikan garis spektrum emisi. Tapi ketika ini dipelajari di bawah medan magnet terapan, di sana kita bisa melihat tiga garis spektrum bukan satu. Ini adalah efek Zeeman.

Jenis Efek Zeeman

Ada tiga jenis efek Zeeman. Mereka adalah efek normal, efek anomali, dan efek diamagnetik. Efek Zeeman yang normal disebabkan oleh interaksi dengan momen magnetik orbital. Efek anomali Zeeman disebabkan oleh interaksi dengan momen magnetik gabungan orbital dan intrinsik. Efek Zeeman yang diamagnetik disebabkan oleh interaksi dengan momen magnet yang diinduksi medan.

Pengertian Efek Stark

Efek Stark adalah pemisahan garis-garis spektrum yang diamati ketika atom-atom, ion-ion, atau molekul-molekul yang memancar menjadi sasaran medan listrik yang kuat. Efek ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Jerman Johannes Stark. Efek itu dinamai menurut namanya. Efek Stark mungkin termasuk pergeseran dan pemisahan garis-garis spektrum. Medan listrik pertama mempolarisasikan atom dan kemudian berinteraksi dengan momen dipol yang dihasilkan.

Jenis Efek Stark

Efek Stark muncul karena interaksi antara momen listrik atom dan medan listrik eksternal. Efek ini dapat diamati dalam dua jenis sebagai efek Stark linier dan efek Stark kuadrat. Efek Stark linear muncul karena momen dipol yang muncul dari distribusi muatan listrik non-simetris yang terjadi secara alami. Efek Stark kuadrat muncul karena momen dipol yang diinduksi oleh medan eksternal.

Perbedaan Antara Efek Zeeman dan Efek Stark

Definisi

  • Efek Zeeman: Efek Zeeman menggambarkan pemisahan garis-garis spektrum atom di hadapan medan magnet yang kuat.
  • Efek Stark: Efek Stark adalah pemisahan garis-garis spektrum yang diamati ketika atom, ion, atau molekul yang memancar terkena medan listrik yang kuat.

Bidang Terapan

  • Efek Zeeman: Efek Zeeman dapat diamati dalam medan magnet yang digunakan.
  • Efek Stark: Efek Stark dapat diamati di medan listrik yang diterapkan.

Sebab

  • Efek Zeeman: Efek Zeeman adalah hasil interaksi antara momen magnetik atom dan medan magnet luar.
  • Efek Stark: Efek Stark muncul karena interaksi antara momen listrik atom dan medan listrik eksternal.

Kesimpulan

Efek Zeeman ditemukan oleh seorang ilmuwan Belanda, Pieter Zeeman. Efek Stark ditemukan oleh ilmuwan Jerman Johannes Stark. Perbedaan utama antara efek Zeeman dan efek Stark adalah bahwa efek Zeeman diamati di hadapan medan magnet eksternal sedangkan efek Stark diamati dengan adanya medan listrik eksternal.