Pendidikan

Perbedaan Hidrogen dan Oksigen

Perbedaan-Hidrogen-dan-Oksigen

Perbedaan Utama – Hidrogen vs Oksigen. Tabel periodik unsur-unsur menunjukkan masing-masing dan setiap elemen yang telah ditemukan sejauh ini di bumi menurut nomor atom mereka (urutan menaik). Beberapa unsur ini sangat melimpah di bumi sedangkan unsur-unsur lainnya ditemukan dalam jumlah kecil.

Hidrogen dan Oksigen adalah dua unsur yang ditemukan hampir di mana-mana di bumi. Perbedaan utama antara Hidrogen dan Oksigen adalah bahwa Hidrogen tidak memiliki neutron dalam isotop paling stabil sedangkan Oksigen memiliki 8 neutron dalam isotop paling stabil.

Pengertian Hidrogen

Hidrogen adalah unsur dengan nomor atom 1 dan simbol H. Ini adalah elemen yang ditemukan di bagian atas tabel periodik. Hidrogen memiliki tiga isotop alami. Mereka adalah protium, deuterium, dan tritium. Mereka berbeda satu sama lain dalam jumlah neutron yang ada di dalam nukleusnya. Di antara isotop ini, isotop yang paling sering ditemukan adalah protium. Kelimpahan protium di alam sekitar 98%. Oleh karena itu, istilah Hidrogen biasanya mengacu pada Protium.

Hidrogen tidak memiliki neutron, hanya satu proton, dan satu elektron. Hidrogen hanya memiliki satu orbital dan tidak ada orbital lain. Oleh karena itu, satu-satunya elektron yang dimiliki atom Hidrogen berada di dalam orbital s. Karena elektron ini sendirian dan tidak berpasangan, Hidrogen dapat membentuk ion H+ dengan mudah dengan membuang elektron ini. Kehadiran elektron yang tidak berpasangan membuat atom Hidrogen tidak stabil. Oleh karena itu, Hidrogen cenderung membentuk ikatan kovalen dengan banyak elemen yang berbeda dengan berbagi elektronnya dengan mereka.

Bentuk Hidrogen yang paling umum ditemukan di alam adalah molekul air. Dua atom Hidrogen terikat secara kovalen dengan satu atom oksigen dalam molekul air. Rumus molekul air diberikan sebagai H2O. Selain itu, Hidrogen ditemukan dalam hidrokarbon, banyak polimer umum dan spesies organik dan anorganik lainnya. Hidrogen ditemukan di atmosfer sebagai gas Hidrogen. Rumus molekul gas Hidrogen adalah H2. Di sana, dua atom Hidrogen terhubung melalui ikatan kovalen dengan berbagi satu-satunya elektron yang mereka miliki.

Pada suhu dan tekanan standar, Hidrogen adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak beracun. Itu sangat mudah terbakar. Ketika gas H2 bereaksi dengan unsur logam, ia membentuk anion H. Anion ini disebut hidrida. Ikatan antara logam dan hidrida bersifat ionik, dan atom Hidrogen memiliki dua elektron (berpasangan) dalam anion hidrida.

Pengertian Oksigen

Oksigen adalah unsur dengan nomor atom 8 dan simbol O. Oksigen alami memiliki tiga isotop. Mereka adalah 16O, 17O, dan 18O. Tetapi bentuk yang paling melimpah adalah 16O. Oleh karena itu, ketika kita umumnya berbicara tentang oksigen, kita mengacu pada 16O isotop.

Oksigen memiliki 8 proton dan 8 neutron dalam nukleusnya. Ia juga memiliki 8 elektron di sekitar nukleus. Elektron ini berada dalam orbital s dan p. Konfigurasi elektron Oksigen adalah 1s22s22p4. Karena orbital terluar yang mengandung elektron adalah orbital p, Oksigen termasuk blok p pada tabel periodik. Oksigen memiliki 4 elektron dalam orbital 2p. Dua di antaranya dipasangkan, dan dua elektron lainnya tidak berpasangan. Oleh karena itu, oksigen dapat membuat O2- anion dengan memperoleh dua elektron dari luar. Ketika dua elektron diperoleh, oksigen mendapatkan konfigurasi elektron Neon, yang merupakan konfigurasi yang sangat stabil.

Oksigen membentuk gas O2. Ini adalah gas yang dibutuhkan setiap makhluk hidup untuk respirasi mereka. Persentase gas O2 di atmosfer adalah sekitar 21%. Oleh karena itu, oksigen paling banyak ditemukan di atmosfer. Oksigen juga ditemukan sebagai bagian dari molekul air. Di sana, atom oksigen dilekatkan dengan dua atom Hidrogen melalui ikatan kovalen. Oksigen adalah unsur elektronegatif kedua dan kedua setelah Fluor.

Pada suhu dan tekanan standar, oksigen terjadi sebagai molekul diatomik yang tidak berbau, tidak berwarna dan tidak beracun. Ada dua alotrop oksigen sebagai O2 dan O3. O2 biasanya disebut dioksigen atau oksigen sedangkan O3 disebut ozon. Ozon terutama ditemukan di lapisan ozon di atmosfer bumi.

Perbedaan Antara Hidrogen dan Oksigen

Definisi

  • Hidrogen: Hidrogen adalah unsur dengan nomor atom 1 dan simbol H.
  • Oksigen: Oksigen adalah unsur dengan nomor atom 8 dan simbol O.

Jumlah Neutron

  • Hidrogen: Isotop Hidrogen yang paling umum tidak memiliki neutron dalam nukleusnya.
  • Oksigen: Isotop Oksigen yang paling umum memiliki 8 neutron dalam nukleusnya.

Orbitals

  • Hidrogen: Hidrogen hanya memiliki satu orbital.
  • Oksigen: Oksigen memiliki orbital s dan p.

Jumlah Elektron Tidak Berpasangan

  • Hidrogen: Hidrogen memiliki satu elektron tak berpasangan.
  • Oksigen: Oksigen memiliki dua elektron yang tidak berpasangan.

Jumlah Ikatan Kovalen

  • Hidrogen: Hidrogen hanya dapat membentuk satu ikatan kovalen.
  • Oksigen: Oksigen dapat membentuk dua ikatan kovalen.

Massa atom

  • Hidrogen: Massa atom Hidrogen sekitar 1,00794 u.
  • Oksigen: Massa atom Oksigen adalah 15,999 u.

Kesimpulan

Hidrogen dan Oksigen sangat melimpah di kerak bumi. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara Hidrogen dan Oksigen. Unsur-unsur ini ditemukan baik dalam fase gas sebagai molekul diatomik mereka atau sebagai fase padat atau cair ketika terikat dengan unsur-unsur lain.