Pendidikan

Perbedaan Radiasi dan Emisi

Perbedaan-Radiasi-dan-Emisi

Perbedaan Utama – Radiasi vs Emisi. Radiasi dan emisi adalah dua istilah terkait. Radiasi adalah emisi energi sebagai gelombang elektromagnetik atau sebagai partikel subatom bergerak, terutama partikel berenergi tinggi yang menyebabkan ionisasi. Radiasi elektromagnetik ditandai oleh panjang gelombang.

Emisi adalah produksi dan pembuangan sesuatu, terutama gas atau radiasi. Emisi dapat terjadi dalam berbagai bentuk seperti emisi gas, emisi partikel, radiasi, dll. Perbedaan utama antara radiasi dan emisi adalah radiasi adalah proses membawa apa yang dipancarkan sedangkan emisi adalah proses pembentukan dan pelepasan sesuatu.

Pengertian Radiasi

Radiasi adalah emisi energi sebagai gelombang elektromagnetik atau sebagai partikel subatom bergerak, terutama partikel berenergi tinggi yang menyebabkan ionisasi. Radiasi juga dapat didefinisikan sebagai mode energi perjalanan melalui ruang.

Radiasi dapat terjadi baik melalui gelombang atau partikel. Radiasi dapat menembus ruang dan juga melalui beberapa materi. Ada dua jenis radiasi sebagai radiasi pengion dan radiasi non-pengion. Radiasi pengion adalah radiasi yang membawa cukup energi untuk membebaskan elektron dari atom atau molekul. Ini berarti radiasi pengion dapat mengionisasi sesuatu. Radiasi non-ionisasi mengacu pada semua jenis radiasi elektromagnetik yang tidak membawa cukup energi untuk mengionisasi atom atau molekul. Oleh karena itu, radiasi nonionisasi tidak dapat mengionisasi sesuatu.

Rincian tentang beberapa bentuk radiasi yang umum dibahas di bawah ini.

Radiasi Alfa

Radiasi Alpha (α) adalah jenis radiasi pengion. Radiasi alfa mengandung partikel alfa. Partikel alfa terdiri dari dua proton dan dua neutron. Radiasi alfa terjadi ketika atom mengalami peluruhan radioaktif. Karena massa yang tinggi dan muatan listriknya (+2), partikel alfa sangat berinteraksi dengan materi. Tapi itu bisa melalui udara hanya hingga beberapa sentimeter dan dapat dengan mudah dihentikan oleh bahan tipis. Ex: radiasi alfa tidak bisa menembus kulit.

Radiasi Beta

Radiasi beta (β) adalah jenis radiasi pengion yang terdiri dari elektron atau positron. Kedua elektron dan positron memiliki massa yang sama tetapi muatan listriknya berlawanan satu sama lain. (Elektron bermuatan negatif, positron bermuatan positif). Radiasi beta bisa melalui udara hingga beberapa meter dan bisa menembus kulit. Tetapi radiasi beta dapat dihentikan oleh plastik atau selembar kertas.

Radiasi Gamma

Radiasi gamma adalah jenis radiasi pengion. Ini dilambangkan dengan γ. Itu adalah sejenis radiasi tembus. Itu berarti dapat menembus sebagian besar material. Radiasi ini terdiri dari foton dengan energi tinggi. Sumber radiasi gamma termasuk peluruhan radioaktif unsur radioaktif, badai petir, sumber laboratorium, dll. Panjang gelombang radiasi ini kurang dari 10 pikometer.

Sinar X

Sinar X atau radiasi X adalah jenis radiasi pengion yang dapat menembus beberapa bahan. Namun kekuatan penetrasi kurang dari radiasi gamma. Sinar ini digunakan untuk mendapatkan radiografi sinar x dalam ilmu kedokteran. Panjang gelombang radiasi X adalah 0,01 hingga 10 nm.

Sinar UV

Sinar UV atau sinar ultraviolet adalah jenis radiasi non-pengion. Meskipun merupakan radiasi non-pengion, ia bersifat karsinogenik ketika kulit dan mata terkena sinar UV karena radiasi ini dapat menyebabkan oksidasi dan mutasi pada jaringan. Rentang panjang gelombang dari 10 nm hingga 400 nm.

Cahaya Tampak

Panjang gelombang cahaya tampak berada pada kisaran 380–750 nm. Radiasi ini terlihat oleh mata manusia. Apa yang kita dapatkan sebagai sinar matahari adalah radiasi sinar tampak.

Pengertian Emisi

Emisi adalah produksi dan pembuangan sesuatu, terutama gas atau radiasi. Oleh karena itu, emisi dapat mengacu pada emisi senyawa kimia, emisi radiasi elektromagnetik, dll.

Ketika emisi senyawa kimia dipertimbangkan, senyawa kimianya adalah gas. Gas ini adalah produk reaksi kimia tertentu. Gas sering dipancarkan dari mobil, pabrik, dll. Sebagian besar gas-gas ini adalah polutan udara. Beberapa contoh termasuk karbon dioksida (CO2), sulfur oksida, nitrogen oksida, karbon monoksida, senyawa organik yang mudah menguap, dll.

Ketika emisi radiasi elektromagnetik dianggap, radiasi dipancarkan dalam bentuk foton. Radiasi elektromagnetik dibuat ketika partikel subatomik bermuatan dipercepat oleh medan listrik. Ini menghasilkan gerakan partikel subatom. Gerakan ini menyebabkan terciptanya gelombang listrik dan magnet yang saling tegak lurus satu sama lain. Kombinasi ini adalah apa yang kita sebut gelombang elektromagnetik. Energi gelombang ini dibawa oleh bundel energi yang dikenal sebagai foton yang memiliki massa nol.

Ada banyak aplikasi dari emisi ini. Misalnya, spektrum emisi atom memberikan rincian yang diperlukan untuk memahami struktur atom. Jenis radiasi lainnya termasuk radiasi UV, cahaya tampak, radiasi gamma, radiasi X, dll.

Ketika emisi partikel dipertimbangkan, partikel dipancarkan oleh bahan radioaktif selama peluruhan radioaktif mereka. Partikel-partikel ini dipancarkan dalam bentuk radiasi. Emisi partikel dapat berupa partikel alfa, partikel beta, partikel gamma, dll.

Perbedaan Antara Radiasi dan Emisi

Definisi

  • Radiasi: Radiasi adalah emisi energi sebagai gelombang elektromagnetik atau sebagai partikel subatom bergerak, terutama partikel berenergi tinggi yang menyebabkan ionisasi.
  • Emisi: Emisi adalah produksi dan pembuangan sesuatu, terutama gas atau radiasi.

Proses

  • Radiasi: Radiasi adalah proses pergerakan dari apa yang dipancarkan melalui ruang atau materi.
  • Emisi: Emisi adalah produksi dan pelepasan sesuatu.

Bentuk

  • Radiasi: Berbagai bentuk radiasi termasuk radiasi gamma, radiasi alfa, radiasi beta, sinar X, cahaya tampak, dll.
  • Emisi: Berbagai bentuk emisi termasuk emisi gas, emisi radiasi, dll.

Sumber

  • Radiasi: Sumber radiasi termasuk peluruhan radioaktif unsur radioaktif, badai petir, sumber laboratorium, dll.
  • Emisi: Sumber emisi termasuk mobil, pabrik, elemen radioaktif, dll.

Kesimpulan

Radiasi adalah pancaran gelombang elektromagnetik. Tapi emisi bisa berupa gelombang elektromagnetik, partikel atau gas. Perbedaan utama antara radiasi dan emisi adalah radiasi adalah proses membawa apa yang dipancarkan sedangkan emisi adalah proses pembentukan dan pelepasan sesuatu.

Pendidikan

Perbedaan Atenuasi dan Absorpsi

Perbedaan-Atenuasi-dan-Absorpsi

Perbedaan Utama – Atenuasi vs Absorpsi. Atenuasi adalah istilah penting yang digunakan terutama dalam fisika, radioterapi, telekomunikasi, dan teknik listrik ketika berhadapan dengan gelombang dan sinyal.

Sedangkan absorpsi istilah digunakan dalam berbagai bidang studi termasuk fisika, kimia, biologi, matematika, teknik, kedokteran, dan ekonomi. Meskipun kedua konsep memiliki hubungan dalam beberapa kasus, mereka memiliki makna yang berbeda dan spesifik. Artikel ini menjelaskan perbedaan antara atenuasi dan absorpsi secara detail.

Dalam Fisika, perbedaan utama antara atenuasi dan absorpsi adalah bahwa atenuasi adalah pengurangan bertahap dalam intensitas sinyal atau berkas gelombang yang menyebar melalui medium material sedangkan absorpsi adalah cara di mana energi foton diambil oleh materi.

Pengertian Atenuasi

Dalam fisika / rekayasa, pengurangan bertahap dalam intensitas sinyal (pancaran gelombang) yang menyebar melalui material dikenal sebagai atenuasi. Ini adalah fenomena umum yang dialami oleh berbagai jenis gelombang atau sinyal yang menyebar melalui suatu medium. Sebagai contoh, gelombang akustik dilemahkan oleh air, sinar X dilemahkan oleh timbal, dan gelombang seismik dilemahkan ketika mereka menyebar melalui Bumi.

Biasanya, atenuasi adalah fungsi eksponensial dari panjang jalur melalui medium. Dengan kata lain, tingkat atenuasi gelombang melalui media yang diberikan tergantung pada panjang lintasan. Selain itu, atenuasi gelombang atau balok tergantung pada frekuensi gelombang dan medium yang dilalui gelombang. Satuan atenuasi pengukuran adalah dB/m, dB/cm atau dB/km (desibel per satuan panjang jalur)

Tingkat atenuasi gelombang elektromagnetik tergantung pada medium yang dilalui oleh gelombang. Misalnya, tingkat atenuasi gelombang EM yang diberikan melalui air dan plasma sangat berbeda. Redaman gelombang EM terjadi karena penyerapan dan hamburan foton. Penyerapan gelombang EM dalam suatu hal adalah hasil dari beberapa jenis interaksi ( efek fotolistrik, efek Compton , produksi pasangan) terjadi antara gelombang EM dan materi.

Atenuasi merupakan faktor yang sangat penting dalam telekomunikasi karena redaman membatasi jangkauan sinyal yang efektif. Dalam serat optik, atenuasi sinyal melalui media umumnya dikenal sebagai transmission loss. Teknologi serat optik secara luas digunakan untuk komunikasi jarak jauh karena atenuasi dalam serat optik sangat rendah dibandingkan dengan teknologi komunikasi lainnya.

Atenuasi gelombang ultrasound dalam medium tertentu adalah pengurangan amplitudo gelombang yang bergerak melalui medium dan tergantung pada medium, panjang jalur serta frekuensi gelombang. Tingkat atenuasi menentukan kualitas gambar. Oleh karena itu, atenuasi gelombang ultrasound merupakan faktor yang sangat penting dalam pencitraan ultrasound.

Pengertian Absorpsi

Istilah Absorpsi digunakan dalam berbagai bidang studi dengan arti yang berbeda. Dalam elektromagnetisme, penyerapan energi gelombang EM oleh suatu material sering disebut sebagai absorpsi. Dalam proses ini, energi yang diserap muncul sebagai panas atau bentuk energi lain seperti energi vibrasi dan rotasi atom atau molekul. Penyerapan gelombang EM tergantung pada beberapa faktor seperti frekuensi gelombang EM, medium, panjang jalur, dan konsentrasi media penyerap.

Gelombang cahaya dapat merambat sempurna melalui material transparan tanpa mengurangi amplitudo. Dalam prakteknya, kacamata transparan memungkinkan gelombang cahaya untuk melewati mereka dengan penurunan amplitudo yang relatif rendah. Namun, gelombang cahaya yang melewati media yang sangat buram kehilangan jumlah total energinya dan akhirnya hilang.

Dalam fisika akustik, penyerapan gelombang suara oleh media material sering disebut sebagai absorpsi. Absorpsi gelombang bunyi adalah bidang studi yang populer, terutama dalam pemeriksaan suara. Biasanya, lembut, fleksibel, bahan berpori adalah peredam suara yang baik sedangkan keras, bahan berat mencerminkan gelombang suara. Energi suara yang diserap terutama diubah menjadi panas dari media penyerap.

Dalam kimia, absorpsi terutama digunakan untuk merujuk penyerapan partikel oleh medium padat atau cair. Misalnya, penyerapan karbon dioksida oleh kalsium hidroksida adalah penyerapan molekul-molekul gas oleh medium cair.

Perbedaan Antara Atenuasi  dan Absorpsi

Definisi

  • Atenuasi: Atenuasi adalah pengurangan bertahap dalam intensitas sinyal atau seberkas gelombang yang menyebar melalui media material.
  • Absorpsi: Absorpsi didefinisikan dengan cara yang berbeda di berbagai bidang studi. Misalnya, dalam elektromagnetisme, absorpsi adalah cara di mana energi foton diambil oleh materi sedangkan, dalam kimia, penyerapan partikel oleh cairan atau padat umumnya dikenal sebagai absorpsi.

Aplikasi

  • Atenuasi: Konsep atenuasi digunakan dalam radioterapi, pencitraan ultrasound, komunikasi, dll.
  • Absorpsi: Konsep penyerapan digunakan dalam peredaman suara, spektroskopi absorpsi, dll.